news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tawuran antarwarga di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) pagi..
Sumber :
  • (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Tembok Rel Dijebol Diduga Jadi Jalur Tawuran di Klender, Satpol PP Temukan Lubang Besar Dekat Lokasi Bentrokan

Tawuran di Klender Jakarta Timur diduga memanfaatkan lubang tembok rel sebagai akses pelaku. Satpol PP temukan anak panah dan petasan roket.
Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi tawuran yang terjadi di kawasan Klender, Jakarta Timur, pada Senin (25/5/2026) pagi memunculkan sorotan baru terkait keberadaan lubang besar di tembok pembatas rel kereta api yang diduga dijadikan akses keluar masuk kelompok pelaku bentrokan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menemukan dua lubang besar di area pembatas rel dekat lokasi tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, perbatasan Klender dan Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong mengatakan lokasi bentrokan berada di wilayah Kebon Singkong, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit. Kelompok tersebut diduga terlibat tawuran dengan warga Cipinang Jagal, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung.

“Lokasi tawuran berada di wilayah Kebon Singkong, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit. Diduga mereka terlibat tawuran dengan warga Cipinang Jagal, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, yang lokasinya berseberangan dengan rel kereta api dan Jalan I Gusti Ngurah Rai tersebut,” kata Muhammadong di Jakarta, Senin.

Tawuran Terjadi Saat Jam Sibuk Pagi

Insiden tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat aktivitas masyarakat sedang padat, terutama warga yang hendak berangkat kerja.

Bentrok antarkelompok warga di jalur utama itu sempat mengganggu arus lalu lintas pagi hari di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. Pengguna jalan terhambat akibat situasi mencekam di lokasi kejadian.

Aparat gabungan dari kepolisian, Brimob Polda Metro Jaya, dan Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan massa setelah menerima laporan adanya tawuran di tengah aktivitas masyarakat.

Muhammadong menyebut pihaknya mengerahkan sekitar 30 personel Satpol PP guna membantu proses pengamanan dan pembubaran kelompok yang terlibat bentrokan.

“Kita kerahkan sekitar 30 personel Satpol PP untuk membantu membubarkan aksi tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai,” ujarnya.

Pelaku Kabur, Polisi Temukan Anak Panah dan Selongsong Petasan

Meski aparat gabungan bergerak cepat menuju lokasi, seluruh kelompok yang terlibat tawuran berhasil melarikan diri sebelum dilakukan penindakan.

Tidak ada pelaku yang diamankan dalam kejadian tersebut. Namun, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat bentrokan berlangsung.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain:

  • Delapan anak panah

  • Enam selongsong petasan roket

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa tawuran diduga telah dipersiapkan dengan membawa sejumlah benda berbahaya.

Dua Lubang Besar di Tembok Rel Jadi Perhatian

Sementara itu, Lurah Cipinang Muara Komarudin mengatakan pihaknya menaruh perhatian serius terhadap keberadaan dua lubang besar pada tembok pembatas rel kereta api di sekitar lokasi tawuran.

Menurut dia, lubang tersebut diduga sengaja dijebol dan dimanfaatkan sebagai akses keluar masuk pelaku tawuran dari dua wilayah yang dipisahkan jalur rel kereta api.

“Ditemukan dua lubang besar di tembok pembatas rel. Diduga itu sengaja dijebol untuk akses keluar masuk pelaku,” ungkap Komarudin.

Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu keamanan lingkungan apabila tidak segera ditangani. Selain menjadi jalur akses tawuran, lubang pada pembatas rel juga dianggap membahayakan warga di sekitar jalur kereta api.

PPSU Dikerahkan Bersihkan Sisa Tawuran

Pasca bentrokan, pihak kelurahan langsung mengerahkan lima petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membersihkan area lokasi kejadian.

Petugas membersihkan batu-batu, puing petasan, serta sisa material lain yang berserakan di jalan usai tawuran.

Meski skala pembersihan tidak terlalu besar, langkah tersebut dilakukan agar akses jalan kembali aman dilalui masyarakat dan tidak mengganggu aktivitas pagi warga sekitar.

Aparat Masih Siaga Antisipasi Tawuran Susulan

Hingga sekitar pukul 08.20 WIB, aparat gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi bentrokan untuk mengantisipasi kemungkinan tawuran susulan.

Personel Brimob, Satpol PP, dan kepolisian setempat juga terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan yang berpotensi memicu bentrokan kembali.

Pengawasan diperketat mengingat kawasan perbatasan Klender dan Cipinang sebelumnya juga kerap menjadi titik rawan konflik antarkelompok warga.

Keberadaan lubang di tembok pembatas rel kini menjadi perhatian utama pemerintah setempat karena dinilai mempermudah mobilitas pelaku tawuran antarwilayah. (ant/nsp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
04:08
01:05
05:05
01:41
02:14

Viral