- dok. Ilustrasi pemkot jakut
Jam Berapa Shalat Idul Adha 2026? Ini Waktu Pelaksanaan yang Dianjurkan untuk Umat Muslim
Jakarta, tvOnenews.com - Umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah. Salah satu ibadah utama yang dilaksanakan pada hari besar tersebut adalah Shalat Idul Adha atau shalat ied.
Menjelang hari raya kurban, banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai jam berapa shalat Idul Adha dilaksanakan. Pasalnya, waktu pelaksanaan shalat ied memiliki ketentuan tersendiri dalam syariat Islam.
Shalat Idul Adha umumnya digelar pada pagi hari secara berjamaah di masjid maupun tanah lapang. Rasulullah SAW pun mencontohkan pelaksanaan shalat ied di lapangan terbuka, kecuali bila terdapat uzur seperti hujan atau kondisi tertentu.
Kapan Waktu Shalat Idul Adha Dilaksanakan?
Mayoritas ulama dari mazhab Hanafiyah, Malikiyah, dan Hanabilah menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan shalat Idul Adha dimulai ketika matahari sudah naik setinggi tombak hingga sebelum masuk waktu zuhur atau zawal.
Mengacu pada penjelasan yang dikutip dari Rumaysho, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin menerangkan bahwa posisi matahari setinggi tombak diperkirakan sekitar 20 menit setelah matahari terbit.
Artinya, jika matahari terbit pukul 05.46 WIB, maka waktu pelaksanaan shalat Idul Adha mulai sekitar pukul 06.06 WIB.
Sebagai contoh:
-
Matahari terbit: 05.46 WIB
-
Waktu mulai shalat Idul Adha: sekitar 06.06 WIB
Karena waktu matahari terbit berbeda di setiap daerah, maka jam pelaksanaan shalat Idul Adha juga dapat berbeda tergantung wilayah dan zona waktu masing-masing.
Meski begitu, patokan umumnya tetap sama, yakni sekitar 15 hingga 20 menit setelah matahari terbit.
Mengapa Shalat Idul Adha Dilaksanakan Lebih Awal?
Dalam praktiknya, Rasulullah SAW diketahui mempercepat pelaksanaan shalat Idul Adha dibandingkan Idul Fitri.
Tujuannya agar umat Islam memiliki waktu lebih panjang untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban setelah shalat selesai.
Berbeda dengan Idul Fitri yang biasanya sedikit diakhirkan agar umat Muslim masih memiliki kesempatan menunaikan zakat fitrah sebelum shalat ied dimulai.
Dasar Perintah Shalat Idul Adha
Perintah melaksanakan shalat Idul Adha tercantum dalam Al-Qur’an surat Al Kautsar ayat 2:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya:
“Dirikanlah shalat dan berqurbanlah.”
Ayat tersebut dipahami para ulama sebagai perintah melaksanakan shalat ied sekaligus ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha.
Selain itu, terdapat pula hadis dari Abu Sa’id Al Khudri yang menjelaskan kebiasaan Rasulullah SAW melaksanakan shalat hari raya di tanah lapang.
Waktu yang Dilarang untuk Shalat
Umat Islam juga perlu memperhatikan bahwa setelah Subuh hingga matahari benar-benar naik, terdapat waktu yang dilarang untuk melaksanakan shalat sunnah.
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyebut ada tiga waktu terlarang untuk shalat, salah satunya ketika matahari baru terbit hingga meninggi.
Karena itu, pelaksanaan shalat Idul Adha tidak dilakukan tepat saat matahari terbit, melainkan menunggu sekitar 20 menit setelahnya.
Shalat Idul Adha Umumnya Digelar di Lapangan
Pelaksanaan shalat Idul Adha lazim dilakukan di lapangan terbuka agar dapat diikuti lebih banyak jamaah. Tradisi ini juga mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang biasa keluar menuju tanah lapang saat hari raya.
Namun, jika terdapat halangan seperti hujan atau kondisi tertentu, pelaksanaan shalat ied dapat dilakukan di masjid.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan pengumuman dari masjid atau panitia setempat terkait jadwal pasti pelaksanaan shalat Idul Adha di wilayah masing-masing agar tidak terlambat mengikuti ibadah berjamaah tersebut. (nsp)