- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Gus Ipul Bela Prabowo Kunker ke Prancis Saat Idul Adha: Ada Pertimbangan Khusus demi Masa Depan Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara terkait sorotan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menjalani kunjungan luar negeri hingga momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Usai melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2026), Gus Ipul menegaskan setiap langkah Presiden, baik perjalanan ke luar negeri maupun agenda domestik, dilakukan melalui pertimbangan matang.
“Ya nanti tentu Presiden ada pertimbangan-pertimbangan khusus ya untuk melakukan kunjungan-kunjungan, tidak hanya ke luar negeri, tapi pun kalau ke dalam negeri juga tentu ada pertimbangan-pertimbangan,” kata Gus Ipul kepada wartawan.
Pernyataan itu muncul di tengah kritik dan perhatian publik atas intensitas lawatan internasional Presiden Prabowo dalam beberapa waktu terakhir. Terlebih, Presiden dipastikan masih berada di Prancis saat perayaan Idul Adha berlangsung di Indonesia.
Namun, Gus Ipul meminta publik melihat kunjungan Presiden dari sisi kepentingan jangka panjang negara. Ia meyakini agenda diplomatik tersebut akan berdampak positif bagi Indonesia ke depan.
“Dan kami yakin nanti akan membawa manfaat untuk Indonesia di masa yang akan datang. Itu yang paling penting ya,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memastikan Presiden Prabowo masih menjalankan tugas kenegaraan di Prancis hingga Rabu (27/5/2026).
Karena itu, pelaksanaan Salat Idul Adha Presiden menyesuaikan agenda kunjungan kerja yang sedang berlangsung.
“Pak Presiden kan semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ya, ke Prancis. Jadi, tentu akan menyesuaikan karena pas hari Rabu masih ada di sana. Jadi, tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja,” ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).
Meski demikian, pihak Istana belum mengungkap detail agenda Presiden selama berada di Prancis. Saat ditanya mengenai kegiatan yang dijalankan Kepala Negara, Juri menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada Menteri Luar Negeri Sugiono.
“Nanti Pak Menlu yang menjelaskan. Gitu ya, makasih ya, teman-teman,” katanya singkat.
Kehadiran Presiden di luar negeri pada momen hari besar keagamaan nasional menjadi perhatian publik sekaligus memunculkan perdebatan soal prioritas agenda kenegaraan.
Namun pemerintah menegaskan, rangkaian kunjungan internasional Presiden merupakan bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan kerja sama global yang terus bergerak cepat. (agr)