- tim tvOne
Pemerhati Nilai Sekolah Rakyat Jadi Fondasi Strategis dan Fundamental untuk Pembangunan SDM Indonesia
“Keputusan menempatkan guru Sekolah Rakyat dalam skema ASN PPPK adalah langkah yang tepat. Negara hadir memberikan kepastian atas hak-hak dasar mereka dalam bentuk jaminan sosial sebagai pekerja sekaligus pendidik,” ujarnya.
Ia menjelaskan guru Sekolah Rakyat memiliki karakteristik pekerjaan yang berbeda dibanding tenaga pengajar pada umumnya. Tidak hanya mengajar, tetapi mereka juga mendampingi siswa di lingkungan asrama, bekerja dalam sistem shift, dan bersedia ditempatkan hingga ke berbagai wilayah terpencil di Indonesia.
“Tanggung jawab mereka bukan hanya akademik, tetapi juga sosial, emosional, bahkan spiritual bagi anak-anak dari kelompok paling rentan,” ujar pria lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan University of New South Wales, Sydney, Australia.
Menurut Teguh, dedikasi tersebut harus diimbangi dengan sistem perlindungan sosial yang memadai sesuai peraturan perundangan yang berlaku dalam skema program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga program pensiun.
“Kalau tenaga pendidik dan pekerja dalam Sekolah Rakyat merasa aman dan terlindungi, mereka akan memberikan kemampuan terbaiknya untuk mendidik anak-anak bangsa,” tambahnya.
Ia menilai perlindungan sosial bagi guru tidak boleh dipandang sebagai beban pengeluaran negara, melainkan investasi strategis jangka panjang terhadap kualitas pendidikan nasional.
Mengacu pada berbagai penelitian dari RAND Corporation (2021), secara konsisten menunjukan bahwa stabilitas tenaga pendidik di sekolah dengan populasi yang rentan merupakan prediktor terkuat terhadap capaian jangka panjang.
Guru yang merasa aman dan terlindungi bekerja lebih konsisten, lebih hadir secara emosional dan membangun hubungan pengasuhan yang lebih dalam dengan siswanya.
Teguh menyebut kualitas guru merupakan faktor terbesar yang menentukan keberhasilan pendidikan siswa dibandingkan fasilitas fisik maupun teknologi pembelajaran.
“Investasi pada kesejahteraan guru adalah investasi langsung terhadap kualitas output pendidikan. Setiap perlindungan yang diberikan kepada guru akan kembali dalam bentuk kualitas SDM anak bangsa yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.
Teguh juga menyoroti pentingnya membangun sistem perlindungan sosial yang terintegrasi dalam ekosistem Sekolah Rakyat, mulai dari guru, tenaga administrasi, hingga seluruh pekerja pendukung program.