- Antara
Kenang Jasa Ryamizard Ryacudu, KSAD Maruli: Beliau Wariskan Pondasi Pembinaan Prajurit
Jakarta, tvOnenews.com - Dunia militer Indonesia tengah berduka atas berpulangnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dalam usia 75 tahun.
Menanggapi kabar duka tersebut, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penghormatan tinggi terhadap dedikasi almarhum yang dinilai memberikan pengaruh besar bagi kemajuan TNI Angkatan Darat.
Saat memberikan keterangan setelah melayat ke rumah duka di kawasan Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Minggu (31/5), Maruli menekankan bahwa sosok Ryamizard adalah inspirasi bagi para perwira generasi penerus.
Terutama, semangat almarhum dalam hal teknis keprajuritan dan manajemen satuan yang masih dipegang teguh hingga saat ini.
"Tadi saya sampaikan, zaman-zaman kami pertama beliau Pangkostrad. Banyak hal yang bisa menjadi pelajaran bagi kami, terutama beliau sangat antusias kalau berbicara tentang latihan dan pembinaan satuan," ungkap Jenderal Maruli.
Lebih lanjut, Maruli menjelaskan bahwa pondasi profesionalisme prajurit yang ada sekarang tidak lepas dari berbagai terobosan Ryamizard saat menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Almarhum dikenal sangat fokus pada peningkatan kualitas kemampuan tempur serta pembangunan berbagai fasilitas latihan di daerah.
"Banyak sekali yang kami ingat dari apa yang sudah beliau lakukan buat kami. Beliau yang membuat bagaimana pelatihan-pelatihan di Kostrad berjalan dan berkembang," tambah Maruli mengenang jasa seniornya tersebut.
Salah satu kontribusi monumental yang ditinggalkan Ryamizard adalah reorganisasi satuan melalui pembentukan pasukan elit Raider.
Menurut Maruli, langkah strategis ini secara signifikan memperkuat daya gempur dan operasional TNI AD di berbagai medan.
"Beliau banyak sekali membentuk satuan. Dulu beliau membuat satuan Raider dan banyak hal lain yang ditinggalkan untuk TNI Angkatan Darat," kata Maruli.
Sebagai informasi, Ryamizard Ryacudu merupakan tokoh militer senior yang mengemban amanah sebagai KSAD pada rentang tahun 2002 hingga 2005.
Di ranah pemerintahan, ia dipercaya oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019.
Hingga Minggu malam, suasana di rumah duka masih dipadati oleh para pelayat.
Berbagai tokoh dari kalangan militer, pejabat pemerintahan, hingga masyarakat sipil terus berdatangan untuk melepas kepergian sang jenderal yang dikenal sangat mencintai pembinaan satuan tersebut. (ant/dpi)