- tvOnenews.com/Rika Pangesti
Resmi Dipecat Prabowo, Kiprah Dadan Hindayana selama Jadi Kepala BGN dan Nahkodai MBG Jadi Sorotan
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto resmi memecat Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Selain Dadan, Presiden juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya adalah ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewijk Paulus sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," kata Pras di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Kiprah Kiprah Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN
Dadan sebelumnya dilantik oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada 19 Agustus 2024 menjelang berakhirnya masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
Saat itu, ia dipercaya memimpin BGN yang memang dipersiapkan untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis serta menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Selama menjabat, Dadan memimpin lembaga yang memegang peran penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mulai dari bayi, pelajar, hingga ibu hamil.
Pembentukan BGN mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Lembaga itu dibentuk sebagai instrumen utama pemerintah untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan terintegrasi dan tepat sasaran.
Dalam menjalankan tugasnya, BGN memiliki sejumlah fungsi strategis, mulai dari koordinasi, penyusunan kebijakan teknis, penyediaan dan distribusi program gizi, penguatan kerja sama dan promosi, hingga pengawasan pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.
Perombakan pimpinan BGN terjadi ketika implementasi Program MBG terus diperluas ke berbagai wilayah dalam beberapa bulan terakhir. Sejak berjalannya program prioritas ini, MBG memang tidak luput dari berbagai persoalan. Mulai dari kekacauan eksekusi di lapangan, hingga berbagai masalah sensitif dalam anggaran.