news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Sumber :
  • PNJ

Mahasiswa Ramai-ramai Teriak saat Ayah Pelaku Ciuman Sesama Jenis di PNJ Sujud Minta Maaf: Gak Usah Pak!

Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ramai-ramai berteriak menggemuruhkan lokasi saat ayah ARM, mahasiswa pelaku ciuman sesama jenis sujud minta maaf.
Rabu, 3 Juni 2026 - 19:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ramai-ramai berteriak. Hal itu terjadi saat orang tua mahasiswa terduga pelaku ciuman sesama jenis berinisial ARM meminta maaf.

Dalam video yang beredar di media sosial, mulanya sosok ayah mahasiswa PNJ yang ciuman sesama jenis muncul di tengah kumpulan mahasiswa.

Menurutnya, dugaan tindakan asusila dilakukan mahasiswa PNJ tersebut menjadi aib besar keluarganya. Ia selaku orang tua merasa gagal mendidik putranya.

"Kami mendapatkan karma yang sangat memalukan ini. Ini aib bagi keluarga kami. Padahal setiap pagi, saya selalu mengantarkan A ke stasiun, dia selalu saya doakan," ujarnya dalam potongan video yang diunggah melalui akun Instagram @depok24jam dikutip tvOnenews.com, Rabu (3/6/2026).

Ayah Mahasiswa PNJ Sujud Minta Maaf

Ayah mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) terduga pelaku ciuman sesama jenis berinisial ARM meminta maaf viral di media sosial
Sumber :
  • Instagram/@depok24jam

Dalam video viral lainnya yang merebak di media sosial, ayah pelaku hanya bisa menunduk. Ia beberapa kali memegang kepala putranya yang menjelaskan dugaan peristiwa di kampus PNJ.

Kemudian, ayah ARM memberanikan diri untuk berdiri. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kelakuan putranya di hadapan seluruh mahasiswa dan pihak PNJ.

Bagi ayah ARM, PNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang hebat. Ia merasa malu perbuatan anaknya rentan mencoreng nama baik PNJ.

Kemudian, ia pun memilih sujud. Bahkan ia tak malu menunjukkan suara bergetarnya saat meminta maaf terhadap seluruh mahasiswa dan pihak PNJ yang berada di hadapannya.

"Saya mohon maaf sama institusi yang hebat ini, saya mohon maaf untuk semuanya. Saya malu," ucapnya sambil menangis dan bersujud dengan menutup wajahnya.

Reaksi Mahasiswa PNJ saat Ayah Terduga Pelaku sampai Sujud

Mahasiswa di kumpulan tersebut langsung menggemuruhkan suasana di lokasi. Tak sedikit dari mereka meminta agar ayah ARM tidak melakukan sujud.

Menurut mereka, pria menggunakan kemeja putih tersebut juga tidak perlu meminta maaf. Pasalnya, peristiwa ini hanya melibatkan anaknya yang diduga sebagai pelaku asusila sesama jenis.

"Yang tegar, Pak. Pak enggak usah, enggak usah Pak. Bapak itu enggak salah," ucap para mahasiswa.

Sementara, Kepala Humas PNJ Andhika Rizkyansyah menyikapi video viral tersebut. Ia tak membantah kehadiran ayah ARM pada Selasa, 2 Juni 2026 malam.

Andhika juga membenarkan ayah terduga pelaku sempat memilih sujud ketika menyampaikan permintaan maaf di hadapan seluruh civitas akademika.

"Sesuai video yang ada di media, sepertinya demikian. Yang sujud itu orang tua mahasiswa, bukan yang eksternal," kata Andhika, Rabu, 3 Juni 2026.

Kronologi Mahasiswa PNJ Ciuman Sesama Jenis di Kampus

Kasus Asusila Sesama Jenis di PNJ
Sumber :
  • Istimewa

Sebelumnya, sebuah video menunjukkan mahasiswa sedang berciuman dengan sesama jenis. Aksi tersebut terjadi di kampus PNJ sehingga berujung viral di media sosial.

Dalam sebuah video viral, dua orang laki-laki tampak berciuman. Mereka melakukan aksinya diduga di luar salah satu ruangan lorong dekat perpustakaan.

Menariknya, aksi tersebut dipergoki mahasiswa lain. Pasalnya, video itu terlihat direkam seseorang dari dalam ruangan.

Melalui potongan video lainnya, kedua pria tersebut juga terlihat didatangi mahasiswa lain. Mereka ditanya mengenai identitasnya seusai kepergok berciuman sesama jenis.

Staf Humas PNJ, Soraya menegaskan bahwa, salah satu pria dalam aksi tersebut adalah mahasiswa PNJ. Sementara pria yang satunya bukan berstatus mahasiswa dari PNJ.

"Salah satu dari pelaku itu adalah mahasiswa kita. Yang satunya lagi, pihak yang satunya bukan mahasiswa kita, yaitu pihak eksternal," kata Soraya kepada wartawan di Depok, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, peristiwa asusila tersebut terjadi di area kampus, tepatnya pada Selasa (2/6/2026). Pihak kampus mendapat kabar seusai sejumlah mahasiswa langsung melaporkan aksi itu.

"Insiden memang terjadi pada kemarin di 2 Juni. Itu memang benar terjadi di lingkungan kampus. Itu ditemukan oleh beberapa mahasiswa juga. Makanya kita memiliki langkah preventif setelah ditemukan insiden seperti itu. Kita mencoba mengamankan dan agar tidak terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," terangnya.

Soraya kemudian menyinggung kronologi yang lebih rincinya. Awal mulanya terjadi saat pihak eksternal berinisial AW datang menemui ARM.

Ia menambahkan, kampus PNJ belum bisa membeberkan lebih lanjut terkait hubungan keduanya. Namun demikian, kampus tidak membenarkan aksi ciuman sesama jenis terutama di lingkungan PNJ.

"Untuk itu, memang karena memang sedang datang dan pihak yang eksternalnya juga datang untuk menghampiri mahasiswa kami," katanya.

"Kalau untuk saling kenal, keterangan officially kan tentu kita masih praduga ya. Jadi, memang saling kenal untuk mereka ketemu, tapi untuk kronologi lebih mendalamnya, itu akan kita mungkin masih menjaga ini ya, menjaga apa, privasi yang bersangkutan," sambungnya.

Sementara, BEM PNJ menyampaikan pernyataan resminya melalui akun Instagram @bempnj. Pihaknya meminta dugaan pelanggaran norma dan tata tertib di lingkungan kampus segera ditindak tegas sesuai mekanisme yang berlaku.

"Menanggapi isu yang sedang terjadi dan berkembang di lingkungan kampus, BEM PNJ menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran terhadap norma, tata tertib, kode etik, dan ketentuan yang berlaku di lingkungan kampus harus disikapi secara serius dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," demikian pernyataan resmi BEM PNJ ditandatangani oleh Ketua BEM PNJ, Muhammad Farrel Adyatma Izaaz.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:06
08:10
01:06
01:45
01:02
05:54

Viral