- istimewa - antaranews
Soal Kehadiran Jokowi di Sidang Kasus Ijazah, Roy Suryo: Statementnya Aja Bohong, Saya Yakin P21 Belum Ada
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus ijazah mantan Presiden ke-7 Jokowi memasuki babak baru. Bahkan baru-baru ini, Pakar telematika Roy Suryo berkomentar terkait ketidak yakinnya Jokowi bakal hadir di siding kasus tudingan ijazah palsu tersebut.
Selain itu, Roy Suryo katakan, Jokowi keliru membuat suatu statement yang menyebut dirinya akan membawa seluruh ijazahnya dari SD hingga S1.
"Saya sebenarnya masih tetap hari ini menyatakan tidak yakin (Jokowi hadir di persidangan). Meskipun para kuasa hukumnya (Jokowi) yakin," ucap Roy Suryo, dikutip dari tayangan kanal YouTube Official iNews, Minggu (7/6/2026).
"Statementnya aja bohong kok. Dia akan datang membawa semua ijazah SD, SMP, SMA, dari situ saja sudah salah. Mana bisa dia membawa semua. Kan konon ijazah SMA dan S1-nya disita sebagai barang bukti, ya dia nggak bisa bawa dong" lanjut Roy Suryo menjelaskan.
Bahkan kata Roy Suro dirinya juga tidak yakin Jokowi akan menunjukkan izahnya.
"Dia (Jokowi) mengatakan 'saya akan 'menunjukkan ijazah di persidangan.' Tidak ada momen dia menunjuk itu ijazah itu," jelas Roy Suryo.
Roy Suryo tetap yakin bahwa ijazah Jokowi palsu meski nanti persidangan telah usai dan ia dijatuhkan vonis penjara.
"Apa pun vonisnya ijazah (Jokowi) tetap 99,9 palsu kok. Jadi ngapain juga masyarakat juga nunggu," beber Roy Suryo.
Kemudian, ia juga sangat bahwa berkas perkara kasus tudingan ijazah palsu Jokowi belum dinyatakan lengkap atau P21.
"Saya sangat meyakini, insya Allah hakul yakin bahwa yang namanya P21 itu belum ada," ucapnya.
Roy Suryo menyinggung dirinya saat ditetapkan sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, yang mengumumkan adalah Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri.
Maka dari itu, Roy Suryo menilai P21 tidak mungkin hanya dimumkan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin hingga Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
"Ketika kami diumumkan tersangka saja waktu itu, yang umumkan siapa? Kapolda Pak Irjen Asep," tuturnya.
"Jadi pasti akan sama. Apalagi ini ditunggu-tunggu sama masyarakat," sambungnya. (aag)