news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Siswa SMA di Surabaya Tewas Dikeroyok Gara-Gara Sandal Crocs.
Sumber :
  • Zainal-tvOne

Kronologi Siswa SMA di Surabaya Tewas Dikeroyok Gara-Gara Sandal Crocs, Diduga Hilang hingga Pemiliknya Tuntut Ganti Rugi

Kronologi siswa SMAN 11 Surabaya berinisial TJK tewas dikeroyok empat temannya gara-gara sandal Crocs diungkap sang kakak. 
Kamis, 11 Juni 2026 - 10:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kronologi siswa SMAN 11 Surabaya berinisial TJK tewas dikeroyok empat temannya gara-gara sandal Crocs diungkap sang kakak. 

Kakak TJK, Hana Novia Kristiani, mengatakan peristiwa ini bermula dari hilangnya sandal Crocs yang diklaim seharga jutaan rupiah. 

Peristiwa ini terjadi saat Mei 2026 lalu. Saat berkunjung ke rumah seorang teman, TJK tanpa sengaja memakai sandal Crocs milik salah satu pelaku. Tanpa diduga sandal itu hilang sehingga pemiliknya menuntut ganti rugi.

Hana mengatakan adiknya sudah diberi uang untuk membeli sandal pengganti. 

Menurut Hana, adiknya juga sudah menyerahkan sandal baru kepada pihak yang menuntut ganti rugi tersebut. Hana mengira persoalan soal sandal ini sudah selesai, namun nyatanya belum.

"Adik saya info ke saya bahwa si pelaku meminta ganti rugi. Saya sudah kasih uang untuk ganti rugi dan adik saya sudah mengganti dengan sandal baru. Jadi saya menganggap tidak ada utang piutang," katanya dikutip Kamis (11/6/2026). 

Peristiwa memilukan ini berlanjut. Pelaku menolak sandal pengganti yang diserahkan TJK karena disebut-sebut adanya selisih harga yang sangat jauh. 

Pemilik mengklaim harga sandalnya seharga Rp1,5 juta. Sementara itu, TJK menggantinya dengan sandal sekitar Rp200-300 ribu. 

Hana meragukan klaim harga sandal tersebut karena tidak pernah melihat barang asli maupun bukti pembeliannya.

Setelah itu, permasalahan ini diselesaikan secara fisik. TJK diajak bertarung satu lawan satu, tapi ternyata ajakan itu merupakan jebakan.

Pasalnya, bukan hanya ada satu orang di lokasi yang telah disepakati, tapi beramai-ramai. 

Berdasarkan keterangan saksi, salah satu pelaku memiliki julukan "Klipet".

Perkelahian terjadi hingga korban terluka parah di bagian kepala. Dia sempat dilarikan ke Klinik dr. Danu sebelum dirujuk ke RSUD dr. Soetomo.

Takdir berkata lain. Kondisi korban terus memburuk setelah menjalani pemeriksaan dan operasi.

Korban mengalami pendarahan pascaoperasi hingga akhirnya meninggal dunia.

TJK merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Dia telah kehilangan kedua orang tuanya sejak duduk di bangku SMP.

Terpisah, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya AKP Aditya Herlambang mengatakan keempat pelaku telah diamankan. Mereka adalah CJF, AAY, KVRL dan RU.

"Saat ini kami sedang mendalami peran dan motif masing-masing pelaku dalam peristiwa ini," ungkapnya. 

Aditya menyebut mereka sudah ditahan dan akan diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (zaz/nsi)

 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:20
03:24
01:04
01:10
01:31
06:05

Viral