news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra.
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon/Viva

Cinta Ditolak karena Sudah Punya Anak dan Istri, Trader Nekat Culik Kakek di PIK Ajak Satpam Gym

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan CW tidak bekerja sendiri. Ia mengajak pria berinisial FAP (26), seorang petugas keamanan di sebuah tempat gym apartemen.
Selasa, 16 Juni 2026 - 07:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi ungkap pelaku utama percobaan penculikan terhadap lansia berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. 

Pelaku berinisial CW (31) yang sehari-hari bekerja sebagai trader. Kasus yang sempat viral setelah terekam kamera CCTV itu ternyata berawal dari persoalan asmara yang berujung konflik dengan keluarga korban.

Penyidik juga mengungkap bagaimana CW merekrut seorang rekannya untuk membantu menjalankan aksi penculikan tersebut.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan CW tidak bekerja sendiri. Ia mengajak pria berinisial FAP (26), seorang petugas keamanan di sebuah tempat gym apartemen.

Ini Motif Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan
Sumber :
  • Istimewa

"Pekerjaannya wiraswasta, trading," tuturnya, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, CW dan FAP saling mengenal karena sering bertemu di tempat kebugaran tersebut.

Dari hubungan pertemanan itu, CW kemudian menawarkan kerja sama kepada FAP untuk ikut dalam rencana penculikan. Sebagai imbalan, CW disebut menjanjikan sebuah mobil kepada rekannya itu.

"Pelaku kedua, petugas keamanan yang jaga tempat gym. (kedua pelaku) pernah gym bareng. Mau dijanjikan, 8 kerja sama dia mau dikasih mobil," kata dia.

Kini kedua pria tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 17 dan atau Pasal 18 Juncto Pasal 450 dan Pasal 471 KUHP.

Motif Asmara

Dari pendalaman yang dilakukan penyidik, motif di balik aksi tersebut mengarah pada persoalan hubungan pribadi antara CW dengan anak korban yang berinisial CKH.

Hubungan keduanya disebut tidak mendapat restu dari pihak keluarga korban. Situasi semakin memanas setelah keluarga mengetahui bahwa CW ternyata telah memiliki istri dan anak.

"Diduga karena masalah asmara atau hubungan yang tidak direstui oleh korban. Tersangka CW selaku otak pelaku ingin membawa dan bertemu secara langsung dengan korban untuk kepentingan pribadi yang berkaitan dengan saudari CKH, anak dari korban. Karena adanya penolakan hubungan dari keluarga korban," ujarnya.

Polisi menyebut hubungan antara CW dan keluarga korban akhirnya terputus. Pelaku disebut sudah tidak bisa lagi menghubungi pihak keluarga maupun korban. Kondisi itu diduga membuat CW mengambil langkah nekat dengan merencanakan penculikan terhadap GH.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:23
07:34
03:21
02:35
05:15
07:32

Viral