news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Baru-baru ini beredar detik-detik mengerikan rumah dinas Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Untuk diketahui,
Selasa, 16 Juni 2026 - 17:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini beredar detik-detik mengerikan rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK).

Untuk diketahui, rumah dinasnya yang berada di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang diduga ditembak sehingga kaca jendela kamar utama bolong, diduga terkena proyektil peluru.

Mencuatnya insiden itu begitu menyedot hingga menuai pertanyaan sebagian publik. Bahkan tak sedikit sebagian publik berspekulasi adanya upaya intimidasi terhadap penyelenggara pemerintahan daerah.

Bahkan, dikabarkan kasus insiden itu telah dilaporkan kepada kepolisian dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Selain itu, Tim Inafis Polresta Deli Serdang juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Kemudian, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom mengaku baru mengetahui adanya kerusakan, Minggu (14/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB setelah pulang dari kunjungan kerja di Kecamatan STM Hulu.

"Saya masuk ke kamar dan mendapati pecahan kaca di lantai tidak jauh dari jendela. Dugaan sementara ditembak dari luar," jelasnya.

Selain itu, Lom Lom jelaskan, posisi kaca yang pecah berada sangat dekat dengan tempat tidurnya.

Usai insiden itu terjadi, ia langsung melaporkan kejadian kepada pihak terkait, termasuk aparat keamanan yang bertugas di rumah dinas.

Bahkan ia akui sempat mencari benda yang diduga proyektil peluru, namun hingga kini belum ditemukan.

Lom Lom juga menilai kemungkinan peluru nyasar relatif kecil mengingat rumah dinas tersebut dikelilingi tembok setinggi sekitar 2,5 meter dan berada dalam kawasan perkantoran pemerintahan yang dijaga selama 24 jam.

"Kalau menurut saya ini peluru nyasar tidak mungkin. Kemungkinan besar ada motif intimidasi atau upaya mengganggu pejabat negara," katanya.

Untuk diketahui, hingga saat ini aparat kepolisian belum menyimpulkan apakah kerusakan tersebut benar disebabkan oleh tembakan, peluru nyasar, atau faktor lainnya. 

Polisi masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik di lokasi.

"Saya berharap kejadian ini bisa didalami dan diungkap agar dugaan intimidasi seperti ini tidak berlarut-larut," ujar Lom Lom. (aag)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:10
05:03
05:54
03:52
01:01
03:23

Viral