news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi kondisi sawah yang mulai kekeringandi daerah tetangga Kabupaten Gowa, Sulsel sebagai dampak dari El Nino.
Sumber :
  • Antara

Bukan Hanya Indonesia, Fenomena El Nino juga Berpotensi terjadi di Banyak Negara

Tengah ramai kabar soal fenomena El Nino di media sosial maupun pemberitaan. Sebab diprakirakan terjadi di banyak negara pada 2026.
Kamis, 18 Juni 2026 - 06:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Fenomena El Nino terngah menjadi sorotan publik di berbagai wilayah. Salah satunya negara Australia yang mulai mewaspadai. 

Ilustrasi: Dampak El Nino sangat kuat 1997 terhadap cirah hujan 3 bulanan Indonesia sumber BMKG 2020
Sumber :
  • BMKG

Mewaspadai fenomena El Nino menjadi perhatian banyak negara, bukan hanya Indonesia. Menurut Biro Meteorologi Australia (BoM) fenomena cuaca panas El Nino sedang berlangsung di Samudra Pasifik tropis dan bisa mencapai level sangat kuat. 

BoM mengatakan dalam sebuah rilis pada Selasa (16/6) malam waktu setempat bahwa El Nino Osilasi Selatan (El Nino Southern Oscillation/ENSO) di Samudra Pasifik tropis kini telah memasuki fase El Nino. 

Mengapa El Nino terjadi?

Dalam keterangan disebutkan Fenomena El Nino dipicu oleh meningkatnya suhu permukaan laut di sekitar garis khatulistiwa, sehingga berpotensi memengaruhi pola cuaca global secara signifikan. 

"Sebagian besar model menunjukkan bahwa fenomena ini kemungkinan akan bersifat kuat hingga sangat kuat," keterangan BoM dalam sebuah pernyataan, dalam antara. 

Dengan begitu, diprakiraan kondisi El Nino saat ini kemungkinan bakal bertahan hingga paruh kedua 2026, namun dampaknya akan sulit diprediksi akibat pemanasan global. 

"Kekuatan fenomena El Nino ini tidak selalu sejalan dengan besarnya dampaknya di Australia. Fenomena yang lebih lemah bisa saja menimbulkan dampak besar, sementara yang lebih kuat belum tentu demikian," katanya.

"dalam iklim yang semakin menghangat, pola-pola masa lalu menjadi kurang dapat diandalkan sebagai prediktor dampak di masa depan," kata BoM.

Ilustrasi kondisi sawah yang mulai kekeringandi daerah tetangga Kabupaten Gowa, Sulsel sebagai dampak dari El Nino
Sumber :
  • Antara

Jika dipahami secara umum, El Nino merupakan fenomena iklim alami yang ditandai oleh menghangatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur. 

Fase hangat dari siklus El Niño-Southern Oscillation (ENSO) ini secara global mengacaukan pola angin, tekanan udara, dan curah hujan. 

Pengumuman resmi dari badan iklim dunia seperti NOAA dan WMO menyatakan bahwa El Niño ekstrem telah tiba.

Hal ini juga diperkuat dalam keterangan BMKG Indonesia. Fenomena El Nino aktif sejak Juni 2026 dan diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan bertahan hingga awal tahun 2027. 

Apabila dipahami secara garis besar, El Nino adalah fenomena memanasnya suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:36
06:55
02:07
01:07
01:11

Viral