- Dok. Kemlu
Di Hadapan Putin, Indonesia Tegaskan ASEAN Tak Mau Terjebak Politik Blok
Di tengah tantangan tersebut, ASEAN disebut terus memperkuat fondasi ketahanannya melalui investasi pada sektor pangan, energi, dan rantai pasok. Namun, Sugiono menegaskan bahwa penguatan kawasan tidak dapat dilakukan dengan menutup diri dari dunia luar.
“Di seluruh kawasan ASEAN, kami terus berinvestasi untuk memperkuat ketahanan, memperbaiki rantai pasok, dan mempercepat transisi energi,” ujar dia.
“Untuk menjaga upaya tersebut tetap berjalan, ASEAN tentu tidak bisa bersikap tertutup. Ketahanan kami justru diperkuat oleh kualitas kemitraan dengan berbagai pihak di luar kawasan,” katanya.
Karena itu, Sugiono menegaskan salah satu prinsip paling penting bagi ASEAN adalah kebebasan dalam menentukan mitra kerja sama. Pernyataan ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya persaingan pengaruh antara berbagai kekuatan besar dunia.
“Karena itu, hak untuk menentukan sendiri mitra kerja sama kami merupakan hal yang sangat penting,” ungkap Sugiono.
“Kami menjalin hubungan dengan semua mitra berdasarkan prinsip saling menghormati, saling menguntungkan, dan bebas dari politik blok,” tegasnya.
Menurut Sugiono, seluruh prinsip tersebut pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat ASEAN yang kini berjumlah sekitar 670 juta jiwa.
“Prinsip-prinsip ini harus mampu memberikan manfaat nyata bagi 670 juta penduduk ASEAN,” tandas dia. (agr/ree)