- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Taufik Hidayat Dibekuk Polisi, Seperti Apa Kelanjutan Sayembara Rp250 Juta? Begini Jawaban Dedi Mulyadi
Garut, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi berbicara kelanjutan nasib sayembara Rp250 juta. Hal ini untuk menjawab pertanyaan dari publik setelah polisi menangkap Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan wanita, YTR (29) di Bandung.
Dedi Mulyadi mengetahui kehebohan terjadi sejak tim dari Polda Jabar mengabarkan bahwa Taufik Hidayat telah diringkus di wilayah Majalaya, Bandung, Selasa (23/6/2026).
Perhatian itu membuat nasib sayembara Rp250 juta dari Dedi Mulyadi kembali menggema. Gubernur Jabar tersebut sempat menjanjikan hadiah untuk masyarakat yang berhasil menemukan keberadaan Taufik Hidayat saat masuk daftar pencarian orang (DPO).
KDM sapaan akrabnya pun menyampaikan nasib sayembara sebesar Rp250 juta akan dibahas lebih lanjut. Ia akan berkunjung ke Polda Jabar dalam waktu dekat.
"Sayembaranya kan waktu itu diumumkan untuk warga yang menemukan, tapi sekarang polisi yang menemukan, maka nanti kita bicarakan," ujar Dedi Mulyadi di Garut, Rabu (24/7/2026).
Kenapa Dedi Mulyadi akan Kaji Kelanjutan Sayembara Rp250 Juta?
- jabarprov.go.id
Dedi Mulyadi memahami banyak pertanyaan yang terus bermunculan di ruang publik terkait nasib sayembara. Sebab, pihak yang menemukan tersangka berasal dari aparat penegak hukum.
Akan tetapi, KDM menjanjikan sayembara sebelumnya diperuntukkan masyarakat yang turut berpartisipasi menemukan tersangka. Untuk itu, ia akan menemui Kapolda Jabar untuk menghindari pelanggaran apabila diberikan kepada aparat penegak hukum.
"Takutnya kan ada unsur yang melanggar karena ini aparat. Nanti saya akan bertemu dengan Pak Kapolda," terangnya.
Jawaban ini membuka kotak pandora nasib sayembara dijanjikan oleh KDM. Pernyataan tersebut seolah mengarah hadiah Rp250 juta tidak serta merta diguyurkan kepada pihak yang menangkap Taufik Hidayat.
Pasalnya, aparat Kepolisian memang bertugas resmi mencari bahkan mengejar untuk melakukan penangkapan pelaku tindak pidana. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa, uang yang akan dijadikan hadiah sejatinya memang sudah disiapkan olehnya.
Ia mempersiapkan hadiah tersebut sebagai langkah nyata darinya mendukung penegakan hukum. Selain itu, uang Rp250 juta menunjukkan dirinya selaku Gubernur Jabar terus mengawal kasus dialami YTR.
"Saya punya uang kok Rp250 juta," ucapnya.
Momen KDM Janjikan Hadiah Rp250 Juta untuk Tangkap Taufik Hidayat Tersangka Penyekap Wanita di Bandung
- Kolase istimewa & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Sebelumnya, KDM turut bereaksi terhadap kasus dialami YTR. Ia memperlihatkan amarahnya kepada Taufik Hidayat yang membuat seorang wanita sekaligus pacarnya menderita.
"Ada peristiwa biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dicari, disekap, dianiaya, dicacatkan dua matanya hingga tidak melihat lagi, dan bibirnya mungkin digunting, seluruh tubuhnya melepuh dan rusak," ucap KDM, Selasa (23/6/2026).
Mantan Bupati Purwakarta ini tidak menyangka atas tindak kekerasan dari pelaku. Ia sangat marah TH diduga menyiksa korban selama bertahun-tahun.
Ia juga mendengar pria asal Nagreg, Kabupaten Bandung tersebut telah dilaporkan oleh pihak keluarga kepada Polda Jabar pada 12 Juni 2026. Aduan ini membuat polisi melakukan pengejaran terhadap Taufik Hidayat.
"Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang menjadi buronan. Saya meyakini tim Polda Jabar akan cepat menangkapnya.
Di tengah upaya tersebut, KDM siap menggelontorkan hadiah senilai Rp250 juta. Sayembara itu bagian dari ikhtiar agar Taufik yang telah menjadi buronan dan masuk daftar pencarian orang (DPO) ditangkap secepat mungkin.
Pada saat itu, KDM mengumumkan sayembara bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi akurat. Selain itu, hadiah tersebut juga ditujukan pada pihak yang menemukan keberadaan tersangka.
"Saya juga memberikan ruang bagi warga di manapun berada untuk berpartisipasi mencarinya dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap," katanya.
Seiring beberapa hari berlalu, Dedi Mulyadi menginformasikan bahwa polisi melalui Polda Jawa Barat telah menangkap tersangka di sebuah rumah di wilayah Majalaya, Bandung, Selasa, 23 Juni 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.
Proses penangkapan berlangsung mudah. Sebab, Taufik Hidayat tidak melakukan perlawanan meskipun sempat melarikan diri ke wilayah Tangerang sebelum kembali ke Bandung.
Dedi Mulyadi pun memberikan apresiasinya kepada polisi. Polda Jabar berhasil membekuk Taufik Hidayat yang telah menjadi buron beberapa hari.
Ia berharap tersangka dihukum seberat-beratnya atas perbuatan sadisnya yang membuat kekasihnya divonis mengalami luka berat, kebutaan, bibir sumbing, dan tidak bisa berjalan.
"Hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Itu berat lho, diserahkan kepada hakim atas dasar perbuatan yang dilakukan. Yang pasti hukumannya harus yang paling berat dari pasal yang ada," katanya.
(ant/hap)