news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kuliah umum di hadapan para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya,.
Sumber :
  • tim tvOne

AHY Ingatkan Pentingnya SDM Pertahanan Unggul Hadapi Tantangan Geopolitik Global

Meningkatnya dinamika geopolitik dunia dan persaingan antarnegara yang semakin kompleks menuntut kesiapan sumber daya manusia pertahanan yang berkualitas dan unggul
Rabu, 24 Juni 2026 - 20:58 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Meningkatnya dinamika geopolitik dunia dan persaingan antarnegara yang semakin kompleks menuntut kesiapan sumber daya manusia pertahanan yang berkualitas dan unggul. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kuliah umum di hadapan para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja AHY di wilayah Jawa Timur. Di hadapan calon perwira TNI Angkatan Laut, ia menguraikan berbagai tantangan strategis yang sedang dihadapi bangsa Indonesia, mulai dari perubahan peta kekuatan dunia, pesatnya perkembangan teknologi, hingga kebutuhan peningkatan daya saing nasional.

“Indonesia memiliki banyak peluang, namun tantangannya pun tidak sedikit. Kita sedang menikmati bonus demografi, namun kompetensi dan kualitas sumber daya manusia harus terus ditingkatkan dan disiapkan dengan matang. Termasuk tentunya sumber daya manusia TNI Angkatan Laut,” ujar AHY.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki kekayaan alam melimpah, AHY menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan sistem pertahanan yang kuat dan mampu beradaptasi. Dalam hal ini, TNI Angkatan Laut memegang peran paling strategis sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan wilayah maritim.

“Angkatan Laut memiliki peran yang sangat penting dan strategis, mengingat identitas kita sebagai negara maritim dan kepulauan terbesar di dunia,” tegasnya.

AHY juga menyoroti bahwa perkembangan teknologi yang begitu cepat telah mengubah wajah pertahanan global. Oleh karena itu, modernisasi tidak hanya terbatas pada pengadaan alat utama sistem persenjataan, tetapi juga meliputi pembaruan doktrin, sistem pendidikan, serta pola latihan yang relevan dengan tantangan masa kini.

“Saya menaruh harapan besar sekaligus memberikan dukungan penuh. Semua upaya ini tentu memerlukan dukungan infrastruktur serta fasilitas pendidikan yang memadai,” tambahnya.

Lebih lanjut, AHY menyatakan kekuatan maritim tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus didukung oleh pembangunan infrastruktur. Pengembangan pelabuhan, industri galangan kapal, konektivitas jalur laut, serta pengembangan ekonomi biru menjadi kunci memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.

Di akhir pertemuan, AHY menitipkan pesan khusus kepada para taruna agar tidak hanya dibekali kemampuan militer, tetapi juga kepemimpinan dan wawasan luas.

“Saya pesankan, para taruna dididik dan dilatih dengan keras agar kelak menjadi prajurit tangguh, pemimpin handal, ahli strategi, sekaligus diplomat yang andal. Peran ini tidak ringan, oleh sebab itu harus dipersiapkan sedini mungkin,” pungkas AHY. (gol)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:09
01:39
05:35
03:36
12:21
05:10

Viral