- Kolase Istimewa & tvOne
Suara Hati YTR usai Taufik Hidayat Dibekuk Polisi, Bersikeras Ingin Pacarnya Dihukum Berat: Biar Dia Rasain
Jakarta, tvOnenews.com - YTR (29), wanita yang menjadi korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan bereaksi setelah pacarnya, Taufik Hidayat (30) ditangkap oleh polisi.
Penangkapan Taufik Hidayat tidak hanya mendapat sambutan haru dari pihak keluarga korban, namun juga YTR turut merespon aksi sigap dari pihak kepolisian.
YTR yang saat ini terbaring di rumah sakit mengungkapkan perasaannya usai Taufik Hidayat diringkus oleh tim penyidik Polda Jabar. Ia mengaku bersyukur saat mendengar penangkapan ini.
YTR membandingkan kondisinya. Ia merasa jauh lebih tenang ketimbang sebelumnya saat kekasihnya yang berusia 30 tahun tersebut belum ditangkap oleh polisi.
"Alhamdulillah senang sekali, terima kasih juga Bapak Kapolda sudah membantu saya. Saya menjadi lebih senang lagi, saya lebih bahagia lagi, dan saya lebih tenang karena dia sudah tertangkap," ujar YTR dalam sebuah video diunggah melalui akun Instagram anggota keluarga korban dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dikutip, Kamis (25/6/2026).
Suara hati tersebut menunjukkan perasaan dan luka mendalam dari korban. Wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung tersebut telah bertahun-tahun menghadapi penderitaan dalam penguasaan pelaku.
Berdasarkan keterangan dari keluarga korban, YTR pertama kali mengenal sosok Taufik pada awal 2023. Pertemuan mereka terjadi di sebuah konser berujung timbulnya bibit cinta.
Di awal perkenalannya, pelaku masih menunjukkan sikap baiknya. Sejak saat korban menghilang, Taufik Hidayat terus melancarkan aksi dugaan penganiayaan ketika menyekap dirinya selama kurang lebih tiga tahun.
Situasi yang berat membuat korban menderita luka serius, bibir sumbing, kebutaan mata, serta sulit berjalan akibat disiksa oleh pelaku.
Meski YTR saat ini masih menjalani perawatan medis dan pemulihan, YTR setidaknya merasa situasi dirinya jauh lebih aman. Pasalnya, pelaku tengah menghadapi proses hukum akibat dari perbuatannya.
Di momen itu, ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) dan berbagai pihak. Menurutnya, tanpa peran mereka membuat kasus ini tidak terungkap dengan cepat.
"Terima kasih Pak Dedi, Pak Kapolda, dan jajarannya juga terima kasih sekali," tambahnya.
Harapan YTR setelah Taufik Hidayat Ditangkap Polisi
- Instagram/@ataliapr
Lebih lanjut, YTR mengungkap harapannya. Ia menginginkan pelaku diproses hukum sebagaimana sesuai aturan yang berlaku.
Wanita yang juga berasal dari Antapani, Kota Bandung itu berharap ada hukuman berat menjerat pacarnya. Hal ini tak lepas dari perbuatan sadisnya terhadap dirinya selama bertahun-tahun.
"Saya ingin dia dihukum seberat mungkin, biar dia ngerasain apa yang saya rasain," minta YTR.
Kabar penangkapan ini juga mendapat reaksi dari pihak keluarga. Tante YTR, Erni yang setia mendampingi proses pemulihan korban mengungkapkan harapan yang selaras dari jeritan hati keponakannya.
"Semoga si pelaku dihukum seberat-beratnya, setimpal-timpalnya. Kalau bisa, mata ganti mata, hidung ganti hidung, mulut ganti hidung," ucap Erni.
Di kesempatan itu, Erni tidak menyangka kasus ini menghebohkan publik. Viralnya peristiwa dialami oleh YTR berhasil banjir dukungan dari masyarakat.
Menurut Erni, dukungan tersebut sebagai sumber semangat. Kehadiran masyarakat dapat kembali membangkitkan gairah hidup keponakannya yang berjuang untuk pulih.
Sementara, ayah YTR juga menyampaikan perasaan mendalamnya pasca pelaku ditangkap oleh polisi. Menurutnya, hukuman berat sangat layak diterima oleh pria asal Nagreg, Kabupaten Bandung tersebut.
"Hukum seberat-beratnya. Sebenarnya kita kan negara hukum, kalau bisa seumur hidup aja, sebenarnya anak kita juga cacat seumur hidup," katanya.
(hap)