- Kolase Istimewa & ChatGPT
Omongan Penjaga Kos dan Sahabat YTR Terbukti, Kapolda Jabar Sebut Taufik Hidayat Sosok Temperamental Tinggi
Tindak kekerasan tersebut menyebabkan YTR mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh, gangguan penglihatan hingga sempat tidak bisa berjalan.
"Selain memukul di bagian wajah korban, itu tersangka juga diduga menyundut tubuh korban menggunakan rokok. Kemudian, tersangka juga menyekap korban dengan menguncinya di dalam kamar sebelum meninggalkannya dalam kondisi tidak berdaya," bebernya.
Sejumlah temuan tersebut tidak menghentikan tim penyidik Polda Jabar. Polisi terus mengumpulkan alat bukti hingga memeriksa sejumlah saksi untuk melimpahkan berkas perkara tersebut kepada jaksa penuntut umum (JPU).
Penjaga Kos Sebut Tersangka Bersikap Agresif
Sebelumnya, hasil temuan tersebut diperkuat oleh Resa Rohendi, penjaga kos di kawasan Desa Cinunuk, Cileunyi, Kabupaten Bandung yang menjaga di lokasi kejadian.
Resa mengungkap kebiasaan sehari-hari tersangka. Taufik Hidayat selalu menunjukkan perubahan pada sikapnya yang semakin agresif kepada dirinya dan penghuni kos lain.
Resa mengatakan, tersangka juga sering mabuk di bawah pengaruh alkohol akibat miras. Kejadian ini selalu berulang kali setiap tersangka pulang bekerja.
"Setiap dia pulang kunjungan, dia itu mabuk berat, terus mengajak berkelahi," ungkap Resa.
Tidak hanya dalam keadaan mabuk, sikap agresif Taufik Hidayat juga selalu tidak terkendali saat kondisi sadar. Biasanya keributan terjadi disebabkan perilaku tersangka.
"Kalau kita-kita lewat enggak bilang permisi itu dia marah. Kalau dengar yang batuk di atas juga dia marah-marah," paparnya.
Akan tetapi, penghuni kos lainnya selalu mengalah. Hal itu untuk tetap menciptakan kondisi yang aman dan damai di area kompleks tersebut.
Sahabat YTR Ungkap Dampak Sikap Taufik Hidayat
Selain penjaga kos, sahabat YTR berinisial FW juga mengungkapkan hal serupa. Ia berbagi kesaksian saat momen bekerja bersama korban sejak berteman pada 2021.
FW menceritakan perubahan gelagat YTR begitu tidak biasa sejak tidak masuk kerja. Setelah masuk kantor, korban selalu memilih menyendiri di ruangan lain.
Sikap aneh ini menimbulkan kecurigaan. Saat keduanya bertemu di depan toilet kantor, YTR tiba-tiba memeluk FW sambil menangis tersedu-sedu.
FW menjelaskan, kala itu YTR terlihat sangat sedih dan kebingungan. Korban pun menceritakan persoalan yang terjadi membuatnya ketakutan akibat dampak sikap dari tersangka.