- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Permintaan Ekspor Melonjak, 60 Persen UMKM Indonesia Tercatat Naik Kelas di Kancah Perdagangan Internasional
Jakarta, tvOnenews.com - UMKM Indonesia berada pada posisi strategis untuk naik kelas ke pasar internasional di tengah pertumbuhan ekonomi dan konektivitas perdagangan global yang semakin erat.
Tercatat UMKM Indonesia naik kelas ke pasar internasional lebih dari 60% sehingga berdampak terhadap perekonomian nasional dan memiliki potensi konektivitas perdagangan global.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman telah menyiapkan, tiga langkah strategis untuk mempercepat transformasi usaha mikro sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku usaha.
Tiga langkah tersebut meliputi pendataan dan layanan terintegrasi melalui aplikasi SAPA UMKM, pelatihan wirausaha baru melalui Program Kesejahteraan Rakyat (Pro-Kesra) Produktif, serta pendampingan pengembangan usaha melalui lembaga inkubator.
"Ketiga program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, sekaligus membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan," kata Maman dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).
Sementara itu, Poppy Ariani, VP Commercial DHL Express Indonesia, menambahkan bahwa peluang bagi UMKM Indonesia semakin terbuka seiring meningkatnya ekspor di perdagangan global.
“Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif,” kata Poppy.
Ia membeberkan, konektivitas dan keandalan logistik kini bukan lagi sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian dari strategi bisnis.
Perkembangan ini terlihat di pasar, mencerminkan semakin besarnya skala perdagangan global serta kompleksnya kebutuhan logistik global.
“Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya,”jelasnya.
Menurut dia, keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengikuti skala pertumbuhan bisnis masih menjadi tantangan, dan hal ini turut mengubah cara pelaku usaha bersaing di pasar global.
“Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda,” jelasnya.
Seiring semakin terbukanya akses ke pasar global dan pergeseran permintaan ke pengiriman dalam volume besar, peluang baru pun terbuka bagi UMKM Indonesia.