news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf di Auditorium Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Selasa (30/6)..
Sumber :
  • Antara

Mensos Usul Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan Nasional: Tokoh Pejuang Bahasa Indonesia

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan dukungan penuh terhadap pengusulan Sutan Takdir Alisjahbana (STA) sebagai Pahlawan Nasional. 
Rabu, 1 Juli 2026 - 16:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan dukungan penuh terhadap pengusulan Sutan Takdir Alisjahbana (STA) sebagai Pahlawan Nasional

Menurutnya, STA merupakan sosok sentral yang berhasil mentransformasi bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan yang modern.

Gus Ipul menekankan bahwa bahasa yang kita gunakan saat ini merupakan hasil rumusan panjang yang melibatkan pemikiran dan tenaga besar dari STA. Beliau menilai perjuangan di jalur kebudayaan memiliki nilai yang setara dengan perjuangan fisik di medan perang.

"Ada yang berjuang merebut kemerdekaan, ada pula yang mengisi kemerdekaan dengan bahasa pendidikan dan kebudayaan. Keduanya sama-sama penting, sebab setelah sebuah bangsa merdeka, masih ada pertanyaan besar. Bangsa seperti apa yang ingin kita bangun, dan bagaimana rakyat dari berbagai daerah dapat hidup sebagai satu bangsa," ujar Gus Ipul di Jakarta, Rabu (1/7).

Rekam jejak STA memang luar biasa, mencakup penyusunan tata bahasa Indonesia pertama pada masa pendudukan Jepang, memelopori angkatan Pujangga Baru, hingga mendirikan Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK). 

Gus Ipul melihat STA bukan hanya sebagai ahli bahasa, melainkan sebagai pembentuk pola pikir bangsa Indonesia.

"Ia ikut membangun cara bangsa Indonesia berpikir. Ia tidak hanya menggunakan bahasa Indonesia untuk menulis, tetapi ikut mempersiapkannya agar mampu menjadi bahasa persatuan, bahasa pendidikan, dan bahasa ilmu pengetahuan," jelasnya.

Momentum pengusulan ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan ruang bagi tokoh-tokoh yang selama ini kurang tersorot untuk mendapatkan penghargaan negara. 

"Ini ada hal yang baru yang memang ini dibuka kesempatan oleh Bapak Presiden Prabowo untuk kita bisa mengusulkan tokoh-tokoh yang mungkin selama ini belum menjadi perhatian bersama kita, seperti STA, Sutan Takdir Alisjahbana," ujarnya.

Dukungan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional di Universitas Nasional (Unas) yang dihadiri oleh sekitar 350 peserta. Acara ini merupakan salah satu syarat formal dalam proses pengusulan gelar pahlawan.

Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Unas, Nana Yuliana, selaku ketua panitia, menambahkan bahwa gagasan STA masih relevan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, terutama dalam membangun manusia yang berkarakter di tengah persaingan global.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
02:32
01:33
01:17
04:04
03:20

Viral