news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mencoba layanan di Kantor BPJS Kesehatan Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu (1/7)..
Sumber :
  • Antara

Menko PM Muhaimin Iskandar Pastikan Pasien Penyakit Kronis Tetap Terproteksi JKN

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, memberikan jaminan bahwa pemerintah berkomitmen penuh melindungi pasien penyakit kronis melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 
Rabu, 1 Juli 2026 - 22:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, memberikan jaminan bahwa pemerintah berkomitmen penuh melindungi pasien penyakit kronis melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Langkah ini bertujuan agar seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang stabil dan berkelanjutan.

Kepastian tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Cak Imin ini saat memantau langsung pelayanan pasien hemodialisa atau cuci darah di RSUD Cengkareng, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke Kantor BPJS Kesehatan Jakarta Barat, Rabu (1/7).

"Pada dasarnya kita semua, pemerintah, kami, terus ingin memastikan bahwa bentuk pelayanan, terutama pelayanan jenis katastropik, khususnya cuci darah ini, berjalan dengan lancar karena tidak ada penundaan di dalam pelaksanaannya. Karena sekali penundaan akan berakibat fatal buat semua pihak," ujar Menko Muhaimin.

Cak Imin menilai bahwa program JKN adalah manifestasi nyata dari semangat gotong-royong bangsa Indonesia dalam sektor kesehatan. 

Melalui sistem ini, beban biaya pengobatan yang tinggi untuk penyakit-penyakit berat tidak lagi menjadi kendala bagi masyarakat yang membutuhkan karena ditanggung secara kolektif oleh peserta lainnya.

Dalam paparannya, Menko PM menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran rutin tahunan sebesar Rp48,6 triliun untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI JKN), didukung dana sekitar Rp4 triliun dari pemerintah daerah. 

Dari total dana tersebut, sekitar Rp22,2 triliun dialokasikan khusus untuk menangani penyakit katastropik seperti kanker, jantung, gagal ginjal, dan penyakit kronis lainnya.

Sebagai bentuk penguatan, pemerintah juga tengah mematangkan tambahan anggaran sebesar Rp20 triliun. Dana segar ini dipersiapkan untuk menjaga kesinambungan JKN serta meningkatkan mutu layanan bagi seluruh anggotanya.

"Yang paling penting, kita akan berusaha sebisa mungkin meningkatkan kepesertaan ini dengan partisipasi seluruh masyarakat dengan sungguh-sungguh," tegas Muhaimin.

Selama kunjungannya di RSUD Cengkareng, Cak Imin sempat berdialog dengan para tenaga medis dan pasien. 

Hal ini dilakukannya untuk memotret realitas pelayanan di lapangan secara langsung serta menampung berbagai saran guna menyempurnakan kebijakan kesehatan di masa depan.

Melalui sinergi antarlembaga, Kemenko PM berupaya memastikan seluruh perangkat perlindungan sosial berjalan beriringan dengan peningkatan taraf hidup rakyat. 

Fokus utamanya adalah memastikan kelompok masyarakat miskin dan rentan yang menderita penyakit kronis tetap mendapatkan hak kesehatan yang berkualitas tanpa menemui hambatan birokrasi maupun finansial. (ant/dpi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
02:32
01:33
01:17
04:04
03:20

Viral