news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Sumber :
  • tim tvOne

Ungkap Skimming Internasional hingga Perjokian UTBK, Satreskrim Polrestabes Surabaya Raih Penghargaan

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang apresiasi bagi Satreskrim Polrestabes Surabaya atas keberhasilannya mengungkap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.
Kamis, 2 Juli 2026 - 08:45 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang apresiasi bagi Satreskrim Polrestabes Surabaya atas keberhasilannya mengungkap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik. Di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Dr. Edy Herwiyanto, S.H., M.H., M.Kn., satuan reserse berhasil menangani berbagai perkara, mulai dari kejahatan konvensional hingga tindak pidana transnasional.

Atas capaian tersebut, AKBP Edy menerima enam penghargaan dari Kapolrestabes Surabaya sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Satreskrim dalam mengungkap sejumlah kasus strategis.

Penghargaan diberikan atas keberhasilan mengungkap jaringan skimming internasional dengan korban warga negara Jepang, kasus penculikan disertai perampasan kemerdekaan terhadap lansia dengan kerugian Rp2,9 miliar, penjambretan yang menewaskan seorang aparatur sipil negara (ASN), pembunuhan petugas keamanan di Perumahan Darmo Satelit yang terungkap dalam waktu kurang dari 24 jam, pembunuhan di Simokerto, serta kasus perjokian UTBK-SNBT di Universitas Negeri Surabaya yang menjadi perhatian nasional.

Salah satu perkara yang menonjol adalah pengungkapan jaringan skimming internasional. Kasus tersebut melibatkan 42 warga negara asing, terdiri atas 38 warga negara China dan empat warga negara Jepang, dengan jumlah korban mencapai ribuan orang.

Pengungkapan dilakukan melalui penyelidikan, dukungan forensik digital, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum di Jepang dan China.

“Korban dari kasus ini berdasarkan data hasil kerja sama dengan kepolisian Jepang dan China mencapai ribuan orang. Ini merupakan kejahatan transnasional yang penanganannya membutuhkan kerja sama lintas negara dan sampai saat ini masih terus kami kembangkan,” ujar AKBP Edy.

Selain itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya juga mengungkap kasus pembunuhan petugas keamanan di kawasan Darmo Satelit dalam waktu kurang dari 24 jam. Keberhasilan tersebut didukung olah tempat kejadian perkara, analisis barang bukti, dan pemanfaatan informasi masyarakat.

Kasus pembunuhan di Simokerto serta penjambretan yang menewaskan seorang ASN juga berhasil diungkap dalam waktu singkat.

Di bidang kejahatan pendidikan, Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap praktik perjokian UTBK-SNBT di Universitas Negeri Surabaya. Dalam perkara tersebut, penyidik menetapkan sembilan tersangka yang diduga menjalankan praktik perjokian secara terorganisasi.

AKBP Edy menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja seluruh personel Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Penghargaan ini bukan keberhasilan saya pribadi, tetapi keberhasilan seluruh anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya. Mereka bekerja siang dan malam dengan penuh dedikasi, semangat pantang menyerah, dan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama. Seluruh anggota memiliki semangat yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa mengenal waktu demi memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang diungkap, tetapi juga dari kualitas penyidikan, kecepatan pelayanan, perlindungan terhadap korban, dan kepastian hukum.

Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, AKBP Edy menegaskan komitmen menghadirkan penegakan hukum yang profesional, humanis, transparan, dan berkeadilan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang Presisi, menghadirkan polisi yang humanis, serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaporkan setiap potensi tindak kejahatan.

Apresiasi turut disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. Menurutnya, penghargaan yang diterima Satreskrim merupakan hasil kerja keras, profesionalisme, dan soliditas tim dalam menangani berbagai perkara.

“Saya merasa bangga atas kinerja AKBP Edy Herwiyanto beserta seluruh anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya. Berbagai penghargaan yang diterima ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang terus dijaga dalam mengungkap berbagai kasus, dan AKBP Edy mampu membangun soliditas tim sehingga setiap personel memiliki semangat yang sama untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Luthfie.

Menurutnya, keberhasilan Satreskrim tidak hanya diukur dari jumlah perkara yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang cepat, objektif, dan memberikan kepastian hukum. (gol)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:04
05:04
02:32
02:19
00:56
01:00

Viral