news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi cabai.
Sumber :
  • Antara

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.200 per Kg, Jadi Komoditas Pangan Nasional Termahal di Pasar

Harga cabai rawit merah masih bertahan di level tinggi dan menjadi komoditas pangan yang paling mahal di kelompok hortikultura.
Jumat, 3 Juli 2026 - 09:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Harga cabai rawit merah masih bertahan di level tinggi dan menjadi komoditas pangan yang paling mahal di kelompok hortikultura.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, Jumat (3/7/2026) pukul 09.15 WIB mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp63.200 per kilogram (kg) pada perdagangan Jumat pagi, jauh melampaui harga cabai jenis lainnya.

Harga cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas cabai lainnya. Cabai merah keriting dipatok Rp51.050 per kg, cabai merah besar Rp50.950 per kg, sementara cabai rawit hijau berada di level Rp50.200 per kg.

Di kelompok bahan pangan lainnya, harga bawang merah tercatat sebesar Rp47.950 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp44.050 per kg.

Komoditas protein hewani relatif stabil. Telur ayam ras dijual Rp29.150 per kg, daging ayam ras segar Rp36.600 per kg, sementara daging sapi kualitas I mencapai Rp150.250 per kg dan kualitas II sebesar Rp141.300 per kg.

Untuk kelompok beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kg dan kualitas bawah II Rp14.500 per kg. Beras kualitas medium I dijual Rp16.350 per kg, medium II Rp16.100 per kg, sedangkan beras kualitas super I mencapai Rp17.650 per kg dan kualitas super II sebesar Rp17.150 per kg.

Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium berada di level Rp20.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal diperdagangkan Rp19.050 per kg.

Adapun minyak goreng curah dijual Rp20.550 per liter. Untuk minyak goreng kemasan, merek I tercatat Rp24.250 per liter dan merek II sebesar Rp23.400 per liter.

Data PIHPS tersebut menunjukkan cabai rawit merah masih menjadi komoditas yang mencatat harga paling tinggi di kelompok hortikultura nasional. (agr/ree)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:03
03:08
01:37
01:30
01:34
15:18

Viral