- Istimewa
Menko Polkam Mengutuk Keras Penembakan Pilot AMA Air di Papua, Tegaskan Keamanan dan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Selain itu, dilaksanakan Search and Rescue (SAR) Taktis guna mengevakuasi korban dan menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, personel Koops TNI Habema masih melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku penembakan sekaligus pembakaran pesawat.
Riyanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot AMA Air dan menegaskan komitmen TNI dalam menjaga keamanan wilayah.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," ujar Riyanto.
"Melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional," sambungnya.
Pemerintah menegaskan bahwa aksi kekerasan terhadap awak penerbangan perintis itu sangat berpotensi menghambat pelayanan publik di Papua.
Mengingat kondisi geografis yang didominasi pegunungan dan terbatasnya akses transportasi darat, penerbangan perintis menjadi jembatan udara yang menopang distribusi logistik, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta kebutuhan pokok masyarakat.
Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat Papua, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif agar pelayanan publik dan pembangunan dapat terus berlangsung.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan keamanan, menegakkan hukum secara profesional terhadap para pelaku, serta melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Papua. Negara akan terus hadir melindungi masyarakat dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa rasa takut. (rpi)