- istimewa
Komnas Perempuan Desak Investigasi Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Papua Tengah
"Negara memiliki kewajiban konstitusional dan kewajiban berdasarkan hukum HAM internasional untuk melindungi perempuan dari kekerasan," tegas Yuni.
- TNI sebut Ibu Hamil Kena Peluru Nyasar OPM
Penembakan maut tersebut terjadi di sekitar TK J2, Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Kamis (2/7) malam. Koops TNI Habema mengklaim korban meninggal dunia akibat terkena peluru nyasar dari tembakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Peles Tigau.
"Gangguan tembakan kelompok bersenjata di Sugapa yang menyebabkan warga sipil terkena peluru nyasar. Fakta lapangan menunjukkan tembakan berasal dari tiga titik yang berbeda," kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Sabtu (4/7).
Wirya menuturkan, para pelaku pertama kali melepaskan tembakan dari arah Kampung Wandoga sekitar pukul 18.45 WIT. Lima menit kemudian terdengar tembakan dari titik berbeda di kawasan perbukitan depan Koramil Sugapa.
"Sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai. Selama rangkaian kejadian tersebut, personel Satgas TNI tidak melakukan tembakan balasan," pungkasnya. (aag)