news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi TikTok akuisisi Tokopedia..
Sumber :
  • Istimewa

Bantah PHK Massal, TikTok-Tokopedia Justru Lagi Buka Lowongan Kerja untuk 100 Posisi

Direktur Eksekutif Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo bantah lakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Massal.
Selasa, 7 Juli 2026 - 11:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo bantah lakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Massal.

Stephanie mengatakan perusahaan melakukan penataan internal setelah TikTok mengakuisisi Tokopedia Group.

Hal itu disampaikan Stephanie usai mengikuti pertemuan bersama DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Menurut Stephanie, perusahaan tidak sedang melakukan PHK, melainkan menjalankan skema internal mobility atau penataan perpindahan karyawan di dalam organisasi.

Sufmi Dasco memanggil Menaker Yassierli dan President Director TikTok Indonesia Stephanie Susilo di Gedung DPR.
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia.

"Tidak ada pemutus hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group, yang ada adalah penataan tenaga kerja yang sedang kami lakukan dan internal mobility di dalam TikTok maupun dalam Tokopedia Group," ungkapnya.

Stephanie belum mengungkapkan jumlah pekerja yang terdampak dalam proses penataan tersebut.

Akan tetapi, ia menjelaskan bahwa sebagian karyawan memutuskan untuk menerima paket kompensasi dan melanjutkan karier di perusahaan lain.

Selain itu, perusahaan juga memfasilitasi perpindahan sejumlah pekerja ke perusahaan lain yang masih berada di bawah naungan grup bisnis TikTok-Tokopedia.

"Dalam program penataan ini memang, ada yang sudah memilih untuk mengambil paket kompensasi, dan memilih untuk bekerja di tempat lain atau disalurkan di lingkungan grup bisnis TikTok-Tokopedia," tambahnya. 

Di tengah proses tersebut, TikTok-Tokopedia mengklaim masih membuka kesempatan kerja baru di Indonesia.

"Saat ini kami juga melakukan rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia," pungkasnya. (muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:05
12:19
01:49
02:15
07:25
01:36

Viral