- tangkapan layar YouTube tvOnenews
Api Padam tapi Kebulan Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Menyebar di Pemukiman, Dokter Ingatkan Langkah Pencegahan Sakit
Jakarta, tvonenews.com- Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang masih dalam proses pemadaman. Api yang sudah tidak lagi terlihat tapi asapnya menyebar ke pemukiman menjadi perhatian.
Tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin kebakaran pada Selasa 30 Juni 2026, hingga saat ini masih dalam proses pemadaman. Operasi gabungan bersama BNPB pun dilakukan guna memadamkannya.
- tangkapan layar YouTube tvOnenews
Bahkan Pemerintah Tangerang bersama BMKG dan BNPB juga tengah mengupayakan untuk melakukan modifikasi atau rekayasa cuaca (TMC).
Namun sayangnya, berdasarkan Analisis BMKG, potensi pertumbuhan awan di wilayah tersebut masih sangat rendah. Sehingga operasi ini hanya dapat dilakukan jika awan potensial telah terbentuk di sekitar lokasi.
"ini sudah kita bahas, hanya saja ini kan cuaca dan awannya belum mendukung. Belum mendukung ini untuk melakukan IMC ini, artinya upaya untuk rekayasa hujan ini belum dapat dilakukan," kata Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, dikutip dari Youtube tvonenews, Selasa (7/7).
"Sebab awan ini belum men-support tapi kita usaha saja untuk kendalikan kebakaran ini. Kita upayakan ya," sambungnya.
Selain itu, juga dilakukan penyiraman air dari langit menggunakan (water bombing) untuk pemadaman api yang kini padam, namun asap diketahui terus mengebul.
- YouTube tvOne
operasi pemadaman kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten pada Senin (6/7) sudah menambah dua helikopter water bombing. Sehingga menjadi empat pembom air beroperasi dalam pemadaman kebakaran tersebut.
Peringatan Bahaya Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Melihat TPA Jatiwaringin yang terbakar sejak akhir Juni kemarin, dr. Ngabila Salama sebagai praktisi kesehatan masyarakat mengingatkan bahaya asap dari kebakaran tersebut.
Hal ini mungkin jarang dipahami, karena asap sampah terbakar umum dilihat. Namun ternyata ada bahaya dibalik asap kebakaran sampah di TPA Jatiwaringin bisa menyebabkan sakit.
Dia menyebut bahwa kebakaran TPA Jatiwaringin perlu diwaspadai, karena ada asap yang mengandung partikel bahaya yaitu karbon monoksida dan beracun.
"Kebakaran TPA yang berlangsung berhari-hari sangat berbahaya karena menghasilkan asap yang mengandung partikel halus (PM2.5), karbon monoksida, dan berbagai zat kimia beracun. Semakin lama paparan, semakin besar risiko gangguan kesehatan fisik maupun mental," jelasnya kepada tvOnenews.com, Senin (7/6).