- Instagram/@senjajaya
Deretan Penyebab Santri Korban Pembakaran Gagal ke Podcast Denny Sumargo usai Dicegat Polisi Diungkap Kuasa Hukum
Pihak kepolisian tentu tidak ingin mengambil keputusan secara gegabah. Pengawasan dari Polda NTB berlangsung lantaran kedua korban masih dalam proses hukum pengusutan kasus dugaan pembakaran oleh senior di lingkungan pesantren.
"Pada saat dia dibawa itu, anak itu karena masih pasien dan masih perawatan di RS Bhayangkara. Kami sendiri tidak mengetahui kalau polisi yang mencegat dari Polda. Kebetulan memang mereka masih pengawasan dari Polda," jelasnya.
3. Awal Mula Diundang ke Podcast Denny Sumargo
Situasi pencegatan itu membuat pihak LPA Mataram langsung dihubungi oleh pihak Denny Sumargo. Perbincangan tersebut membahas bagaimana bisa korban dicegat pihak kepolisian.
Kata Joko, hal ini bermula saat tim podcast Denny Sumargo menghubungi salah satu pihak keluarga korban. Mereka diminta untuk berangkat ke Jakarta guna menyuarakan kasus tiga santri diduga dibakar senior.
Selaras dengan pernyataan Densu, tim podcast telah membelikan tiket untuk mereka berangkat ke Jakarta. Sayangnya upaya tersebut berakhir batal lantaran adanya kesalahan komunikasi.
"Miskomunikasi dari perizinan saja," tambahnya.
Di sisi lain, penyebab tim podcast Denny Sumargo menghubungi korban berawal dari video viral yang menunjukkan orang tua kedua santri tersebut meminta bantuan kepada Densu.
Jeritan terekam dalam video tersebut didengar oleh Denny Sumargo. Joko mengatakan, alasan orang tua santri korban pembakaran menyuarakan keadilan karena diminta oleh seorang konten kreator.
"Dari pengakuan keluarga korban, dari orang tuanya diminta membuat video itu oleh konten kreator. Mereka diminta ikuti saja dan diiming-imingi mendapat uang donasi olehnya," katanya.
4. Tanggapan Denny Sumargo
Joko mengungkapkan hasil reaksi dari Denny Sumargo. Presenter sekaligus aktor ternama tersebut memahami hal tersebut lantaran para korban masih membutuhkan perawatan secara intensif.
Ditambah, korban berstatus pasien RS Bhayangkara. Meski gagal ke Jakarta, Densu belum menyerah dan tetap membantu untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembakaran terhadap tiga santri.
"Mas Densu menyampaikan akan tetap mengawal kasus ini dan siap memfasilitasi kita apabila mau," ungkap Joko.
Pencegatan tersebut membuat para korban masih tetap berada di RS Bhayangkara. Kondisi luka bakar Deven dan Al semakin parah yang membuat mereka harus segera membutuhkan tindakan operasi.