- Antara
Wakil Presiden Akan Dijadwalkan Hadir Dalam Pembukaan Kongres Hikmahbudhi ke-XIII Di NTB
Jakarta, tvOnenews.com - Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP Hikmahbudhi) melaksanakan audiensi dengan Wakil Presiden Republik Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/7).
Audiensi tersebut membahas persiapan Kongres ke-XIII Hikmahbudhi yang akan digelar di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 29 juli - 2 Agustus 2026.
Dalam pertemuan itu, PP HIkmahbudhi menyampaikan undangan resmi kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk hadir dalam Kongres Hikmahbudhi ke-XIII. Wakil Presiden akan dijadwalkan hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut.
Ketua Umum PP Hikmahbudhi, Candra Aditya Nugraha, menyampaikan bahwa Kongres ke-XIII menjadi forum nasional organisasi untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan, merumuskan arah gerakan, dan memilih kepemimpinan baru.
“Kongres ke-XIII Hikmahbudhi di Lombok Utara akan menjadi forum konsolidasi nasional. Kami akan membahas evaluasi organisasi, penguatan kaderisasi, dan agenda mahasiswa Buddhis dalam menjawab isu kebangsaan,” kaya Candra, kepada wartawan, Kamis (9/7).
Candra, menjelaskan, kongres tersebut akan dihadiri kader Hikmahbudi dari berbagai cabang di Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang untuk memperkuat peran mahasiswa Buddhis dalam isu pendidikan, toleransi, ekonomi, kemanusiaan, lingkungan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Menurut Candra Aditya Nugraha, kehadiran Wakil Presiden dalam Kongres ke-XIII Hikmahbudhi akan menjadi dukungan penting bagi gerakan mahasiswa Buddhis di Indonesia.
“Kami mengapresiasi perhatian Bapak Wakil Presiden terhadap organisasi mahasiswa. Kehadiran beliau tentu menjadi motivasi bagi kader Hikmahbudhi untuk terus berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya
Kongres ke-XIII Hikmahbudhi akan mengusung tema “Bakti Hikmahbudhi untuk Ibu Pertiwi”. Tema tersebut dipilih untuk menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kontribusi mahasiswa Buddhis bagi masyarakat dan negara.
Lombok Utara dipilih sebagai lokasi kongres karena dinilai strategis untuk memperkuat kaderisasi Hikmahbudhi di wilayah timur Indonesia. Selain itu, daerah tersebut memiliki basis umat Buddha dan kader Hikmahbudhi yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan kebangsaan.
Melalui Kongres ke-XIII, Hikmahnudhi akan melahirkan pemimpin baru dan menyusun agenda organisasi untuk dua tahun ke depan. Forum ini diharapkan dapat memperkuat posisi Hikmahbudhi sebagai organisasi mahasiswa Buddhis yang kritis, moderat, dan konstruktif dalam kehidupan berbangsa.