- Instagram/@fkunri_official
Kronologi Dokter PPDS Anestesi Unri di RSUD Siak Ditemukan Tewas di Semak Belukar, Berawal dari Hilang Kontak
AKL terekam keluar melalui pintu keluar di depan pos sekuriti II. Korban saat itu tengah menuju ke arah keluar RSUD Tengku Rafian.
Sayangnya kamera tersebut tidak menunjukkan tujuan akhir korban pasca meninggalkan area rumah sakit. Hal ini membuat pencarian dilanjutkan pada keesokan harinya.
3. Ditemukan di Semak Belukar
Pada Selasa (14/7/2026), sekitar pukul 07.30 WIB, petugas keamanan sempat kembali bertanya kepada tenaga medis maupun aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di RSUD Tengku Rafian. Mereka tidak mengetahui keberadaan korban yang masih menjadi misteri.
Rekan-rekan sejawat dan pihak rumah sakit sempat ikut melakukan pencarian. Sayangnya proses penyisiran tersebut tidak berbuah hasil sehingga menggerakkan tiga orang petugas berinisiatif menyisir ke area tempat lain.
Ketiga orang tersebut menjadi saksi. Statusnya merupakan dua petugas keamanan rumah sakit bernama Arif Syahdu (31) dan Yuudi Arianto (35), sedangkan satunya merupakan seorang pengemudi ambulans bernama Selamat (55).
Pada pukul 11.30 WIB, ketiga saksi coba melakukan penyisiran ke area semak belukar. Letaknya hanya berada di luar rumah sakit.
Alasan ketiganya menyisir ke area semak belukar karena menjadi titik terakhir pergerakan AKL saat terekam dalam kamera CCTV.
Seorang saksi coba memanjat pagar pembatas rumah sakit untuk melihat di sekitarnya yang berada di luar area rumah sakit. Di momen inilah, ia melihat seorang jenazah dalam posisi telentang dan telah tewas di tengah semak belukar.
Jarak jasad korban hanya sekitar 5 meter dari pagar pembatas RSUD Tengku Rafian. Jika dari tepi Jalan Raja Kecik, lokasi korban hanya berjarak 30 meter.
4. Polisi Olah TKP
Penemuan ini membuat pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Pihak kepolisian langsung bergegas untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, polisi juga memasang garis polisi hingga mengamankan sejumlah barang bukti. Saat jenazah ditemukan, petugas mendapatkan sebuah tas sandang diduga milik AKL.
Tidak hanya tas sandang berwarna hitam, barang bukti yang diamankan yakni sejumlah alat medis, dompet, telepon genggam, kartu identitas atau ID Card RSUD Tengku Rafian milik korban.