- Setpres
Prabowo Butuh Uang Untuk Bayar Gaji Guru, Andalkan Proyek LNG Abadi Masela
“Tadi sudah disinggung proyek ini investasinya sangat besar, US$20,9 miliar, hampir US$21 miliar, akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan,” katanya.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa agenda hilirisasi yang menjadi prioritas pemerintah hanya dapat berjalan apabila ditopang oleh pasokan energi yang memadai. Menurutnya, Indonesia memiliki cadangan energi yang besar dan sedang mempersiapkan masa transisi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
“Kita harus melakukan hilirisasi dan hilirisasi ini membutuhkan energi. Energi kita sangat banyak, hanya ada 2-3 tahun masa transisi dan kebutuhan di tengah dunia yang penuh bahaya sekarang Indonesia cukup punya ketahanan, kita sudah antisipasi, kita punya langkah-langkah yang untuk bisa membawa Indonesia dalam keadaan yang baik,” ujar Prabowo.
Proyek LNG Abadi Masela dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas dengan nilai investasi sekitar US$20,9 miliar. Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan sekitar 35.000 barel kondensat per hari.
Setelah hampir tiga dekade sejak kontrak ditandatangani pada 1998, proyek tersebut kini resmi memasuki tahap konstruksi sebagai salah satu proyek energi terbesar dalam sejarah Indonesia. (agr/rpi)