news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Prabowo Dorong Indonesia Ambil Peran Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO.
Sumber :
  • Istimewa

Prabowo Dorong Indonesia Ambil Peran Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO

Atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, pemerintah bergabung sebagai negara pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Artifisial Dunia atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi internasional baru yang akan mengawal tata kelola kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara global.
Jumat, 17 Juli 2026 - 22:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, pemerintah bergabung sebagai negara pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Artifisial Dunia atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi internasional baru yang akan mengawal tata kelola kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara global.

Penandatanganan dokumen pendirian WAICO dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam rangkaian World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, Tiongkok, Kamis (16/7/2026).

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam rapat terbatas pada 13 Juli 2026.

Airlangga menegaskan, penandatanganan perjanjian tersebut merupakan bagian dari strategi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan AI yang mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dunia.

“Penandatanganan dokumen perjanjian pendirian WAICO hari ini adalah tonggak penting bagi kita semua. Melalui wadah ini, Indonesia berkomitmen untuk mengambil peran aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi secara global (bridging the AI divide),” jelas Airlangga, dalam keterangan resmi, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, Indonesia memandang keterlibatan aktif dalam tata kelola AI internasional sebagai kebutuhan penting agar perkembangan teknologi tersebut berjalan secara sehat, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia sesuai prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dokumen yang ditandatangani merupakan Agreement on the Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Melalui perjanjian tersebut, WAICO resmi dibentuk sebagai organisasi internasional antarpemerintah yang independen dan memiliki personalitas hukum internasional. Seluruh negara penandatangan otomatis menjadi negara pendiri sekaligus anggota organisasi tersebut.

Penandatanganan dilakukan bersama sekitar 30 negara yang diwakili para wakil perdana menteri, menteri, dan pejabat setingkat menteri, termasuk Tiongkok sebagai tuan rumah, Brasil, Rusia, Malaysia, Afrika Selatan, serta sejumlah negara lainnya.

“Kehadiran para perwakilan Pemerintah negara sahabat menegaskan bahwa kita memiliki visi yang sama dalam mengelola AI agar lebih aman (safe), tepercaya (trustworthy), dan beretika (ethical),” ujar Airlangga.

Momentum bersejarah tersebut berlangsung setelah para delegasi mengikuti pertemuan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping serta Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dalam rangkaian konferensi WAIC 2026.(agr/raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
04:23
02:55
01:22
01:15
02:16

Viral