- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Libatkan Lexus dan BYD, Kenapa Bisa 4 Kendaraan Alami Kecelakaan Beruntun di KM 26 Tol Jakarta-Cikampek?
"Pengemudi truk ringan kurang mengantisipasi jarak aman. Upaya pengeremannya tidak sampai (blong/tidak terkejar), sehingga langsung menghantam bagian belakang Isuzu Traga yang belum sepenuhnya pindah lajur," jelasnya.
Truk ringan dan kendaraan Isuzu Traga tersebut saling berbenturan secara keras. Akibat tabrakan ini, kendaraan di depannya juga ikut terhantam.
Truk tersebut mendorong Isuzu Traga yang sudah ringsek. Selepas itu, dorongan itu memicu menabrak BYD Seal hingga Jeep Lexus di depannya secara beruntun.
"Benturan keras ini memicu efek domino ke kendaraan di depannya," tambahnya.
Lanjut Sandy, tabrakan beruntun tersebut mereda. Posisi akhir dari insiden kecelakaan ini membuat Jeep Lexus berhenti normal di Lajur 4 menghadap ke barat arah Jakarta.
Sementara, BYD Seal dalam posisi kendaraan kedua berhenti normal di antara Lajur 3 dan 4 menghadap ke utara. Isuzu Traga sebagai kendaraan ketiga berhenti normal di antara Lajur 3 dan 4 dengan menghadap ke utara, sedangkan truk ringan berhenti normal di Lajur 4 mengarah ke barat.
"Pengemudi BYD Seal atas nama Samuel Alexander mengalami luka-luka akibat tabrakan berantai ini. Dia langsung dilarikan ke RS Siloam Bekasi Timur," katanya.
Peristiwa tabrakan beruntun ini membuat PT Jasamarga Transjawa Tol bergerak cepat untuk turun menuju lokasi kejadian. Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol Jauzy Anbiya memastikan insiden kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan.
Keempat kendaraan tersebut melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta. Sementara, posisi peristiwa tersebut berada di lajur 4.
"Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, KR1 mengurangi kecepatan dan selanjutnya datang KR2, KR3, dan KR4 kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas, sehingga terjadi tabrakan beruntun. Posisi akhir keempat KR normal di lajur 4 menghadap barat," tukas Jauzy.
(ant/hap)