news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Perkembangan Operasi SAR Laka Kapal KM Nurul Salsa yang mati mesin dan tenggelam di perairan sebelah Barat Pulau Polassi, Kab. Kepulauan Selayar, Sulsel..
Sumber :
  • Basarnas

Basarnas Update Perkembangan Pencarian Korban KM Nurul Salsa, 59 Penumpang Selamat dan 18 Masih Hilang

Basarnas melaporkan korban selamat KM Nurul Salsa bertambah menjadi 59 orang. Sementara 18 penumpang masih dicari setelah kapal tenggelam di Perairan Selayar.
Minggu, 19 Juli 2026 - 20:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan dua korban KM Nurul Salsa kembali ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (19/7/2026).

Hasil ini membuat jumlah korban selamat bertambah menjadi 59 orang, sementara 18 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian.

Basarnas menyatakan kedua korban berhasil ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian secara intensif. Seluruh personel dan alat utama (alut) yang terlibat terus dioptimalkan agar korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi.

Berdasarkan update perkembangan pencarian terbaru, dari total 78 penumpang KM Nurul Salsa, kini sebanyak 59 orang dinyatakan selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 18 lainnya masih hilang.

Pada hari kelima operasi pencarian, tim SAR menyisir area seluas 1.305 nautical mile persegi (NM). Wilayah pencarian dibagi ke dalam empat sektor dengan dukungan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin-877, KRI Hiu-634, serta personel TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan, dua korban yang ditemukan pada siang hari dipastikan merupakan penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di Perairan Selayar, sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (15/7).

Informasi penemuan korban diperoleh setelah personel Polres Kepulauan Selayar berkoordinasi dengan Ketua BPD Sabalana, Faril Paharu. Berdasarkan hasil koordinasi, kedua korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA oleh kapal nelayan KM Bari-Baria 05 asal Kabupaten Pangkep di perairan Pulau Sanipa, Kepulauan Sabalana.

Kedua korban merupakan warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ditemukan, keduanya bertahan di atas selembar gabus dengan mengenakan jaket pelampung.

Setelah dievakuasi, mereka dibawa ke Pulau Matala'ang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.

Berdasarkan keterangan awal, kedua korban sebelumnya bertahan bersama lima orang di atas gabus setelah kapal tenggelam. Namun, selama hanyut di lautan selama beberapa hari, tiga orang di antaranya diduga meninggal dunia.

"Kedua korban mengaku terpaksa melepaskan jenazah ketiga rekannya ke laut setelah dua malam bersama dan karena kondisi jenazah telah membusuk. Identitas ketiga korban belum dapat dipastikan, dan akan didalami lebih lanjut, setelah kondisi kedua korban memungkinkan dimintai keterangannya," tuturnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:09
05:14
01:07
02:11
07:23
03:26

Viral