- Aldi-tvOne
Melihat Kondisi Ruang Kelas SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel yang Ambruk dan Tak Diperbaiki Pemprov Hampir Dua Tahun
Jakarta, tvOnenews.com - SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi kini menjadi sorotan karena bangunannya tak layak digunakan akibat roboh dua tahun lalu.
Meski berada di ibu kota, namun SD tersebut terlihat terbengkalai karena tidak ada kegiatan belajar mengajar karena bangunan tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan pantauan, bangunan yang roboh tampak begitu mengkhawatirkan—rangka atap ambruk ke dalam ruangan kelas.
Sementara suasana di dekat bangunan yang ambruk tampak begitu kumuh dan tak terawat. Daun-daun yang berjatuhan terlihat berceceran seperti tidak ada yang membersihkan.
Meski tidak semua bangunan roboh, tetapi sekolah tersebut harus ditinggalkan para muridnya untuk sementara hingga adanya perbaikan dan membuat siswa kembali nyaman untuk melakukan kegiatan belajar.
Salah satu orang tua murid, Evi (33), menceritakan awal mula kejadian robohnya bangunan sekolah.
Ia mengatakan bahwa bangunan sudah hampir dua tahun tidak diperbaiki.
"Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada (2024). Jadi enggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun enggak ada yang tahu," katanya, Selasa (21/7/2026).
Evi menyebut saat kejadian hanya diketahui oleh warga setempat saja. Bangunan kelas tiba- tiba roboh tanpa ada hujan dan angin.
"Warga sekitar aja yang (tahu). Dari warga sekitar awalnya itu pagi hari sekitar jam 06.30 atau jam 07.00-an, sekitar jam segitu. Enggak ada angin, enggak ada hujan, tiba-tiba roboh," ujarnya.
Evi menuturkan saat ini para murid harus dipindahkan sementara ke SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 11 untuk melakukan kegiatan belajar.
Ia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan perbaikan terhadap gedung yang rusak, sehingga anak-anak kembali nyaman dalam melakukan pembelajaran.
"Kita harap Pemprov DKI Jakarta bisa bantu untuk sekolah kami agar disegerakan, anak-anak bisa nyaman untuk belajar kembali seperti biasa," ucapnya.
"Karena sekarang masuknya siang (sejak dipindahkan), jadi anak-anak yang tadinya ngaji sekarang jarang ngaji. Biasanya abis ashar ngaji, sekarang pulang sekolahnya jam 5," tandasnya.
Diketahui, berdasarkan informasi yang didapat bangunan yang roboh merupakan kelas dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Sementara jumlah murid di sekolah ini hampir 300 siswa.
Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan segera menangani SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
“Tentunya segera kami tangani dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral. Jakarta begitu luas, sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan. Jadi untuk SD negeri yang di Kebayoran Lama ini segera kami selesaikan,” ujarnya. (aha/nsi)