- Instagram Jokowi
Jelang Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Jokowi Kumpulkan Teman Kuliah: Mempersiapkan Diri
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan santai dengan rekan-rekan seangkatannya Fakultas Kehutanan UGM di kediaman pribadi di Sumber, Banjarsari, Solo.
Dari pantauan awak media, ada sekitar delapan orang yang menemui Jokowi termasuk temannya bernama Mulyono.
Jokowi menerima kunjungan teman kuliahnya itu pukul 10.16 WIB. Pertemuan mereka berlangsung hangat dan terdengar tawa dari dalam rumah.
Jokowi mengaku memang ada reuni kecil-kecilan sekaligus mempersiapkan diri dan teman-teman seangkatan hadir dalam sidang tudingan ijazah palsu.
"Ya reuni, mempersiapkan diri dan rekan-rekan saya seangkatan (untuk hadiri sidang)," ucap Jokowi di Solo, Senin (20/7/2026).
Jokowi membenarkan saat ditegaskan dirinya sedang mempersiapkan kehadiran untuk sidang dugaan ijazah palsu.
"Iya, betul," jawab Jokowi ditanya soal persiapan menjadi saksi sidang dugaan ijazah palsu.
Selanjutnya, Jokowi bersama teman-temannya pergi untuk makan siang bersama.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 15 teman masa kuliah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi saksi di persidangan terkait tudingan ijazah palsu yang menjadi terdakwa Roy Suryo dan dr Tifa.
Dua teman masa kuliah Jokowi di UGM, Mustoha Iskandar dan Prono sempat mendatangi kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo.
Kuasa hukum Mustoha dan Prono, Ade Darmawan, mengatakan mereka hadir di kediaman Jokowi untuk mencocokkan dan mengkroscek kembali apa yang nanti akan disampaikan. Selain itu juga membuka memori ketika di BAP.
"Kita memastikan saksi-saksi ini bisa hadir semua tanpa terkecuali, dari beberapa yang diperiksa oleh kepolisian. Kita cek kesehatannya, memorinya, pengingatnya ketika di BAP seperti apa. Ini kan sudah hampir satu tahun lebih, sehingga perlu kita cross-check kembali, yang kita pastikan adalah apa yang konsisten pada apa yang sudah disampaikan," kata Ade di kediaman Jokowi, Rabu (15/7/2026).
Ade menegaskan saksi-saksi yang akan dihadirkan bukan orang sembarangan. Mereka adalah rekan satu angkatan, satu fakultas, bahkan teman satu kelas Jokowi saat menempuh pendidikan di UGM.
"Ada 14 sampai 15 orang. Teman kuliah semua dari UGM dan fakultas yang sama, lulus tahun yang sama, dan teman satu kelas beliau. Bahkan ada teman yang dikirim ke Aceh bareng," pungkasnya. (aag)