- tim tvOne
Sekolah Pinggiran Hutan Raih Dua Juara Nasional Robotik, Kini Bersiap ke Malaysia
Bojonegoro, tvOnenews.com – Keterbatasan fasilitas tidak menghalangi SMA Negeri 1 Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua siswi sekolah yang berada di kawasan pinggiran hutan itu berhasil meraih dua gelar juara dalam ajang Wonderful Indonesia Robot Challenge (WIRC) 2026.
Kedua siswi tersebut, Mahera Nur Fadhila (16) dan Lailatul Aini Dwi Futriq (16), yang merupakan siswa kelas XI, meraih Juara II kategori Robotic Maze Solving Senior dan Juara II kategori Robotic Soccer RC Basic Senior pada kompetisi yang digelar di Jatim Park, Kota Batu, pada 4–6 Juli 2026.
Dalam kompetisi tersebut, keduanya bersaing dengan sekitar 30 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Mahera dan Lailatul mengaku hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan diri mengikuti kompetisi. Persiapan dilakukan dengan pendampingan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Bubulan, Marmono, bersama guru pembimbing Wahyu Eko Susanto, S.Pd. Selain pembekalan selama sehari, keduanya juga menjalani latihan intensif selama enam hari menjelang perlombaan.
Mahera mengaku tidak menyangka mampu meraih dua gelar juara pada ajang robotik tingkat nasional. Pasalnya, kompetisi tersebut merupakan pengalaman pertamanya mengikuti perlombaan robotik.
“Kita gak menyangka dapat raih dua kejuaraan di tingkat senior, senang sekali Ini baru pertama kali, dan belum ada pengalaman sama sekali. Awal ditawari pak Marmono gak yakin karena saingannya banyak. Kemudian dapat dukungan orangtua, akhirnya mutusin ikut,” ujarnya.
Mahera juga mengungkapkan sempat mengalami kendala saat mengikuti kategori Maze Solving karena robot yang dioperasikan tidak selalu bergerak sesuai jalur.
“Pikir saya kemarin bahwa saya sekolah disini, gak mungkinlah bersaing dengan sekolah-sekolah kota yang lebih unggul. Tapi ternyata tidak, sekolah desa bisa raih prestasi nasional,” beber Mahera yang bercita-cita ingin jadi pramugari.
Sementara itu, Lailatul Aini Dwi Futriq juga mengaku tidak menyangka dapat meraih juara. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba robotik tingkat nasional.
Keduanya berharap mendapat dukungan dari pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi robotik tingkat internasional yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada November mendatang.
Kepala SMA Negeri 1 Bubulan, Dziyaus Shobah, S.Pd., M.Pd., mengatakan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa sekolah di daerah tetap mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di perkotaan.
“Saya merasa bangga dengan prestasi peserta didik kami. SMA Negeri 1 Bubulan dikenal berada di kecamatan yang jauh dari perkotaan, tetapi kami mampu menunjukkan di tingkat nasional bahwa kami bisa bersaing dan menghasilkan juara-juara nasional,” ujarnya.
Pihak sekolah kini mulai mempersiapkan kedua siswi tersebut untuk mengikuti kompetisi robotik tingkat internasional di Malaysia.
“Insyaallah persiapan menuju Malaysia akan kami lakukan dengan maksimal. Semoga SMA Negeri 1 Bubulan juga bisa mengharumkan nama daerah di tingkat internasional,” pungkasnya. (gol)