news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu.
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

LPS Sebut Warga Tak Lagi Andalkan Tabungan untuk Bertahan Hidup, Simpanan di Bank Tumbuh

LPS melihat sinyal pemulihan daya beli masyarakat, hal itu tercermin dari pertumbuhan simpanan di perbankan yang terjadi di seluruh kelompok nasabah, mulai dari tabungan di bawah Rp100 juta hingga simpanan bernilai di atas Rp5 miliar.
Selasa, 28 Juli 2026 - 12:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melihat sinyal pemulihan daya beli masyarakat, hal itu tercermin dari pertumbuhan simpanan di perbankan yang terjadi di seluruh kelompok nasabah, mulai dari tabungan di bawah Rp100 juta hingga simpanan bernilai di atas Rp5 miliar.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, peningkatan tabungan terjadi secara merata di semua segmen. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat kembali memiliki ruang untuk menyimpan dana, seiring membaiknya aktivitas ekonomi.

“Semua masih tumbuh ya. Baik itu tabungan-tabungan yang di bawah Rp100 juta maupun sampai dengan di atas Rp5 miliar, semuanya tumbuh dan bergerak gitu ya,” ujar Anggito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (28/7/2026).

Menurut Anggito, tren kenaikan simpanan menjadi indikator bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat mulai mereda. Masyarakat dinilai tidak lagi mengandalkan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan kembali mampu menyisihkan pendapatan untuk ditabung.

Lebih jauh, peningkatan dana yang masuk ke perbankan juga dinilai memperkuat perputaran ekonomi karena menjadi sumber pembiayaan bagi sektor riil.

“Jadi itu menunjukkan bahwa sebetulnya sirkulasi dana itu yang masuk ke bank itu mendukung kegiatan ekonomi yang sektor riil khususnya ya,” terangnya.

Data LPS memperkuat gambaran tersebut. Hingga Mei 2026, simpanan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta tumbuh 4,95 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan 3,43 persen pada Desember 2025.

Kenaikan ini menunjukkan perbaikan mulai dirasakan oleh kelompok penabung kecil yang selama ini menjadi cerminan kondisi konsumsi rumah tangga.

Di sisi lain, industri perbankan nasional juga mencatat kinerja yang tetap solid. Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan pada Mei 2026 tumbuh 13,47 persen (yoy), ditopang oleh peningkatan simpanan di seluruh kelompok nasabah.

Sementara itu, simpanan bernilai besar juga masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Dana masyarakat dengan nominal di atas Rp5 miliar meningkat 21,45 persen hingga Mei 2026. Meski sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan 22,76 persen pada akhir Desember 2025, kenaikan tersebut tetap mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan kondisi ekonomi nasional. (agr/ree)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:13
04:41
02:25
02:24
01:47
02:15

Viral