- Istimewa
Menko Yusril dan Wakapolri Hadiri Konferensi Internasional Soal TPPO di UNISSULA, Bahas Penguatan Instrumen Hukum
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dan Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo menghadiri acara Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9, yang digelar Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), di Auditorium UNISSULA, Semarang, pada 30-31 Juli 2026.
Konferensi ini juga turut dihadiri akademisi dan pakar hukum dari lima benua yang berasal dari 18 negara, yakni Malaysia, India, Pakistan, Palestina, Timor-Leste, Mesir, Yordania, Maroko, Somalia, Nigeria, Vietnam, Kamerun, Aljazair, Thailand, Sudan, Uganda, dan Indonesia.
Adapun tema kegiatan ini yaitu, Combating Human Trafficking and Enhancing Protection of Women and Children dengan fokus pada penguatan perlindungan perempuan dan anak dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Forum ilmiah ini mempertemukan akademisi, praktisi hukum, serta pembuat kebijakan untuk membahas penguatan instrumen hukum sekaligus menjembatani kesenjangan antara kebijakan dan implementasi dalam penanganan perdagangan orang, termasuk yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Mengenai kegiatan ini, Dekan Fakultas Hukum UNISSULA, Jawade Hafidz mengatakan penyelenggaraan LICS merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat perannya sebagai World Class Islamic University sekaligus memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan kemanusiaan global.
"Perdagangan manusia bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan krisis kemanusiaan yang membutuhkan respons hukum yang adaptif, inovatif, dan sensitif terhadap korban. Melalui LICS 2026, kami mempertemukan para pakar hukum, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang konkret dan berkelanjutan," kata Jawade, dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).
Lebih lanjut, Ketua Program S3 Ilmu Hukum UNISSULA, Anis Mashdurohatun mengatakan penyelenggaraan LICS 2026 menjadi forum ilmiah bertaraf internasional yang menghadirkan pakar hukum dari berbagai belahan dunia.
"Kegiatan LICS yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum UNISSULA ini merupakan satu kegiatan yang berskala internasional. Itu selalu kami jadikan sebagai narasumber utama dalam kegiatan-kegiatan semacam ini," kata Anis.
Menteri Yusril yang hadir dalam kegiatan turut membahas kerangka hukum nasional dalam menghadapi kejahatan transnasional, khususnya tindak pidana perdagangan orang.
Dalam paparannya, Yusril menegaskan bahwa perdagangan orang masih menjadi persoalan serius, baik yang terjadi lintas negara maupun di dalam negeri.