news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • YouTube Sekretariat Presiden

Kepuasan Publik ke Prabowo Turun di Survei SRMC, Bakom Pastikan Pemerintah Evaluasi

Dalam survei pada 5-19 Juli 2026, survei SRMC mencatat bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mengalami penurunan dibandingkan periode tahun lalu.
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:40 WIB
Reporter:
Editor :

 

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari buka suara soal hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Adapun dalam survei SRMC, terjadi penurunan angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Qodari mengatakan pemerintah menghargai setiap hasil survei yang dibuat oleh lembaga independen. Dia menegaskan pemerintah menjadikan hasil survei tersebut sebagai masukan untuk menyusun kebijakan.

“Ya tentu saja kita terus melakukan evaluasi. Dan memang itu yang dilakukan oleh Bapak Presiden,” ungkap Qodari, Sabtu (1/8/2026).

Pemerintah menganggap seluruh hasil survei merupakan bagian dari mekanisme demokrasi. Dia menyebut pemerintah akan melakukan evaluasi untuk perbaikan apa yang menjadi masukan masyarakat.

“Nah tetapi evaluasi itu kan ada berbagai macam. Pertama evaluasi tata kelola. Yang kedua evaluasi hukum. Yang ketiga evaluasi opini publik,” ujar Qodari.

Qodari menambahkan pemerintah tidak pernah menganggap bahwa publik tidak memiliki hak untuk menilai kinerja presiden.

“Dalam alam demokrasi, survei opini publik itu merupakan masukan yang penting. Dan kami tidak pernah mengatakan bahwa publik tidak berhak untuk menilai. Sangat berhak. Apalagi saya yang bertahun-tahun ada di dunia (survei) itu,” jelasnya.

Diketahui, dalam survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026, survei SRMC mencatat bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mengalami penurunan dibandingkan periode tahun lalu.

Pada periode tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo sebesar 51,1 persen. Angka ini turun 30,1 persen dari November 2025 sebesar 81,2 persen. (saa/cmi)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:30
01:23
06:42
38:14
05:34
02:18

Viral