- Antara
Gubernur DKI Perkuat Budaya Betawi, dari Busana Adat hingga Kelembagaan Adat
“Doa lintas iman yang melibatkan enam agama menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama Jakarta. Semangat saling menghormati ini harus terus kita jaga bersama agar kota ini tetap aman, harmonis, dan terbuka bagi siapa saja,” kata dia.
Sementara itu, Imam Besar FBR, Lutfi Hakim, menyampaikan Milad ke-25 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali tanggung jawab organisasi dalam menjaga martabat masyarakat Betawi dan masa depan Jakarta.
Lutfi mengatakan perjalanan FBR selama seperempat abad diwarnai berbagai dinamika. Namun, komitmen organisasi terhadap Jakarta dan masyarakat Betawi tetap menjadi pijakan utama.
Menurut dia selama seperempat abad ini FBR telah melewati banyak musim. Kami pernah dipuji, disalahpahami, bahkan dicaci maki.
“Kami pernah berdiri di depan, dan pernah berada di belakang. Namun, satu hal yang tidak pernah berubah, kami tidak akan pernah berhenti mencintai Jakarta dan tidak pernah berhenti mencintai Betawi,” kata dia. (ant/aag)