- Antara
Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Tembus Rp55.800, Bawang Merah Turun 4 Persen
Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan harga pangan nasional menunjukkan dinamika pada awal Agustus 2026.
Sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan, terutama kelompok cabai dan protein hewani, sementara harga bawang justru mengalami penurunan.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, pada Minggu (2/8/2026) pukul 08.00 WIB, harga cabai masih menjadi komoditas dengan kenaikan paling menonjol dibandingkan komoditas pangan lainnya.
Cabai merah keriting mencatat kenaikan tertinggi, yakni sebesar 4,86 persen atau naik Rp2.250 menjadi Rp48.500 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah naik 2,57 persen atau Rp1.400 menjadi Rp55.800 per kilogram, sekaligus menjadi komoditas cabai dengan harga tertinggi.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar yang naik 1,87 persen atau Rp900 menjadi Rp49.050 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau meningkat 0,19 persen atau Rp100 menjadi Rp51.950 per kilogram.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 2,05 persen atau Rp800 menjadi Rp39.900 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 masing-masing naik 0,07 persen atau Rp100, sehingga diperdagangkan pada level Rp151.000 per kilogram dan Rp142.000 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga bergerak naik tipis 0,17 persen atau Rp50 menjadi Rp29.650 per kilogram.
Berbeda dengan komoditas cabai, harga bawang justru mengalami koreksi. Bawang merah ukuran sedang turun 4,03 persen atau Rp1.700 menjadi Rp40.450 per kilogram, menjadi penurunan terbesar pada perdagangan hari ini.
Bawang putih ukuran sedang juga melemah 1,99 persen atau Rp850 menjadi Rp41.850 per kilogram.
Pada kelompok beras, harga relatif stabil. Beras kualitas bawah I naik tipis 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.600 per kilogram.
Adapun beras kualitas medium I tetap di Rp16.400 per kilogram, beras kualitas medium II Rp16.200 per kilogram, beras kualitas super I Rp17.700 per kilogram, dan beras kualitas super II Rp17.150 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium tercatat tetap di Rp20.300 per kilogram. Gula pasir lokal justru turun 0,26 persen atau Rp50 menjadi Rp19.050 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, minyak goreng curah naik tipis 0,24 persen atau Rp50 menjadi Rp20.500 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga meningkat 0,21 persen atau Rp50 menjadi Rp23.450 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 1 bertahan di Rp24.300 per kilogram. (agr/muu)