news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi..
Sumber :
  • Antara

Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah bahwa pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah bahwa pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Dia mengatakan, Surpres Kapolri tersebut hanya sekadar isu.

“Kata siapa ada Surpres Kapolri?” ujar Prasetyo di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8).

Prasetyo mengatakan pemerintah tidak membuat Supres untuk mengganti Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

“Tidak ada, tidak ada, tidak ada surpres Kapolri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman membantah bahwa pihaknya menerima Surpres terkait pergantian Kapolri.

“Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri,” ungkap Habibur kepada wartawan, Selasa (4/8).

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang tidak memiliki dasar yang jelas.

“Kami menghimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya,” jelas Habibur.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sahroni juga mengatakan bahwa tidak ada Surpres soal pergantian Kapolri yang dikirimkan kepada Komisi III DPR.

“Kagak ada. Ya kalau kalian udah tahu ya kalian munculin aja. Orang kita enggak ada, sama sekali belum ada,” ujar Sahroni di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).

Politisi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa kinerja Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri selama ini baik. Dia menilai ada pihak yang tidak suka Listyo masih menjabat sebagai Kapolri, sehingga isu tersebut dihembuskan.

“Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kenceng. Wajar, kan beliau udah 5 tahun gitu,” kata Sahroni.

“Karena lama, orang ada yang enggak suka. Ya dimaklumin aja,” tambahnya. (saa/dpi)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral