- Antara Foto/Aditya Nugroho
Dewan Transportasi Kota Jakarta Minta Prioritas Produk Lokal untuk Karoseri Bus Listrik TransJakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan (Transjakarta) untuk memprioritaskan karoseri lokal dalam megaproyek pengadaan 10.000 bus listrik.
Langkah ini dinilai strategis tidak hanya untuk mencapai target emisi nol bersih, tetapi juga mengamankan kelancaran operasional layanan.
Dorongan ini disampaikan oleh Ketua DTKJ, Sugihardjo, dalam Talk Show Interaktif "Kesiapan Industri Karoseri Dalam Negeri guna Mendukung Elektrifikasi Angkutan Umum di Jakarta” yang digelar oleh Jabodetabek Transport Community ( JTC) bersama ASKARINDO dan DTKJ di GIIAS, Tangerang, Kamis (6/8).
"Kami mendorong Pemprov DKI untuk lebih memperhatikan produksi lokal yang bisa menyerap lapangan kerja. Dari sisi operasional, karoseri lokal memberikan jaminan layanan purna jual (after-sales) yang lebih cepat dan terukur."
"Tidak perlu diragukan lagi, karoseri lokal sudah punya standar keamanan dan keselamatan tinggi yang sepenuhnya sesuai dengan standar internasional," ujar Sugihardjo.
DTKJ memandang bahwa alokasi APBD melalui Public Service Obligation (PSO) harus memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.
"Dengan mengedepankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Pemprov DKI Jakarta dapat memastikan anggaran pengadaan armada tidak lari ke luar negeri, melainkan kembali terserap oleh masyarakat dan bisa menggerakkan roda perekonomian," sambungnya.
Forum diskusi yang turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Perhubungan, Staf Khusus Gubernur DKI, ASKARINDO, dan manajemen Transjakarta ini sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat krusial.
Regulasi yang mewajibkan pelibatan karoseri lokal dalam lelang pengadaan bus listrik diharapkan segera dirumuskan sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap industri kebanggaan Indonesia.