news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Saepul (26), pelaku yang menghabisi nyawa dan mutilasi pria berinisial K (51)..
Sumber :
  • Istimewa

Chat Terakhir Pelaku Mutilasi Depok di Hari Pembunuhan, Bilang Begini kepada Tukang Piscok

Pelaku mutilasi Saepullah mendadak resign (keluar) dari pekerjaannya sebagai tukang goreng pisang cokelat (piscok) di kawasan Stasiun Pondok Cina (Pocin) Depok.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Isi chat terakhir Sapullah (26) pelaku mutilasi di Depok, Jawa Barat terungkap.

Sebelumnya, Saepullah mendadak resign (keluar) dari pekerjaannya sebagai tukang goreng pisang cokelat (piscok) di kawasan Stasiun Pondok Cina (Pocin), Depok.

Hal itu dilakukannya tepat pada hari dia menghabisi nyawa Kunaefi (51). Saepul melakukan aksi nekatnya itu pada 23 Juli 2026. 

Dia juga mengajukan resign di hari yang sama melalui WhatsApp. 

Kepada pemilik UMKM piscok di kawasan Stasiun Pocin itu, Saepul awalnya meminta maaf harus mengundurkan diri.

Penemuan korban mutilasi di Depok
Sumber :
  • Istimewa

"Assalamu'alaikum mas, aku minta maaf sebelumnya aku mengundurkan diri dari pekerjaan ini, aku berterima kasih banget sama mas udah mau terima aku buat 1 bulan ini. Untuk sisa hutang aku bayar cash nanti aku ke lapak sekalian aku ambil tumbler," demikian bunyi chat WA terakhir Saepul ke pemilik UMKM Piscok tempatnya bekerja sebelum resign, dikutip Jumat (7/8/2026).

Saepul yang diduga penyuka sesama jenis (gay) tersebut meminta maaf kembali soal kinerjanya selama menjadi tukang goreng piscok.

"Aku amat sangat berterima kasih sama mas. Udah dikasih kesempatan. Mohon maaf kalo selama kerja aku gak sesuai apa yang mas harapkan, dan aku minta maaf kalo ada sikap ucapan atau kelakukan yang tidak meng enak an," lanjut Saepul.

Sebelumnya, polisi mengungkap Saepul diduga membunuh pria bernama Kunaefi (51) sebelum memutilasi jasad korban untuk menghilangkan jejak.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku dan korban diketahui berkenalan melalui media sosial, kemudian sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026.

Pertemuan itu diduga berujung cekcok. Pelaku kemudian menusuk perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau sebelum memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha.

Setelah itu, jasad korban dibungkus menggunakan plastik hitam dan karung lalu dibuang di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. Sementara potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas.

Saepul sendiri ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu dini hari, 5 Agustus 2026, saat diduga hendak melarikan diri.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
03:07
10:53
02:52
03:26
07:51

Viral