- ANTARA
Karhutla Belum Padam, Penutupan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus
Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo hingga kini masih dalam penanganan. Kondisi tersebut membuat penutupan total kawasan wisata Bromo diperpanjang sampai 15 Agustus 2026.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan perpanjangan penutupan melalui akun Instagram resminya @bbtnbtsbromotenggersemeru.
"Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo diperpanjang hingga 15 Agustus 2026, menyesuaikan kondisi kawasan yang masih dalam proses penanganan," kata TNBTS, Rabu (12/8/2026).
Wisatawan yang terdampak penutupan dapat mengajukan pengembalian dana (refund) atau menjadwalkan ulang kunjungan (reschedule) tiket sesuai ketentuan yang berlaku.
Khusus wisatawan yang memesan tiket melalui agen perjalanan, TNBTS meminta agar bukti transfer pembayaran tiket dari agen travel disiapkan sebagai dokumen pendukung pengajuan refund.
"Pengajuan refund yang valid wajib melampirkan bukti transfer pembayaran tiket, seperti contoh yang tertera," ujar TNBTS.
Informasi mengenai pembukaan kembali kawasan wisata Gunung Bromo akan disampaikan TNBTS melalui kanal resminya dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan.
Sebelumnya, TNBTS memberlakukan penutupan total kawasan wisata Gunung Bromo untuk seluruh aktivitas kunjungan mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB.
Kebijakan tersebut diterapkan setelah kebakaran hutan di kawasan Kaldera Bromo meluas. Penutupan dilakukan di seluruh jalur masuk kawasan TNBTS, yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk fokus menangani kebakaran.
"Penutupan dilakukan dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan para pengunjung. Batas waktu penutupan akan kami sampaikan lebih lanjut sesuai perkembangan kondisi di lapangan," ujar Rudijanta Tjahja Nugraha dalam keterangan resminya, Sabtu (8/8/2026).
Hingga Rabu (12/8/2026), Satuan Tugas (Satgas) Gabungan masih melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Luas area yang terdampak karhutla dilaporkan telah mendekati 900 hektare. Kebakaran tersebut mencakup wilayah Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang.