- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya
Prasetyo juga mengingatkan bahwa menjadi Paskibraka tingkat nasional bukan perkara mudah.
Para peserta harus menjalani latihan fisik secara intensif sekaligus mempersiapkan mental karena mereka akan menjadi bagian dari prosesi kenegaraan yang disaksikan masyarakat Indonesia.
“Tidak mudah lho, ya. Coba lihat aja itu latihan terus menerus, kalau perlu kapan-kapan nanti kita dengan teman-teman media kita latihan baris-berbaris gitu ya. Betapa tidak mudahnya menjadi seorang Paskibra, apalagi tingkat nasional. Itu baru secara fisik, belum secara mental,” ujarnya.
Menurutnya, tekanan mental yang dihadapi Paskibraka juga tidak ringan. Setiap gerakan harus dilakukan dengan presisi karena kesalahan sekecil apa pun dapat menjadi perhatian publik.
“Saudara (Paskibraka) nanti akan harus tampil ya, tidak boleh salah, tidak boleh ada yang keliru, dan di benak Anda, Anda berpikir bahwa Anda disaksikan oleh seluruh bangsa Indonesia, itu bukan bukan sesuatu hal yang mudah,” kata Prasetyo.
Siswa yang dimaksud adalah Ismi Ulfaida, calon Paskibraka dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Ia disebut menjadi siswa Sekolah Rakyat pertama yang terpilih untuk bertugas dalam upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.
Keinginan Ismi menjadi Paskibraka telah muncul sejak duduk di bangku SMP. Ia ingin menanamkan nilai nasionalisme sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.
Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina sebelumnya mengonfirmasi terpilihnya Ismi.
“Alhamdulillah ada satu calon Paskibraka ini yang berasal dari Sekolah Rakyat,” kata Rima. (agr/dpi)