news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BNPB Kerahkan Satu Unit Helikopter Pasca Gempa M 7,7 di NTT.
Sumber :
  • istimewa

Ibu dan Anak Tewas Berpelukan Tertimpa Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa di Manggarai Timur NTT

Sebuah video tim gabungan mengevakuasi seorang ibu & dua anak tewas berpelukan usai tertimbun reruntuhan rumah akibat gempa bumi di Manggarai Timur, NTT viral.
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:14 WIB
Reporter:
Editor :

Manggarai Timur, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang ibu dan dua anak tewas di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) viral di media sosial. Rekaman itu menunjukkan mereka meninggal akibat tertimbun reruntuhan rumah yang ambruk saat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di wilayah Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Dalam video yang beredar, ibu dan dua anak yang tewas dalam kondisi berpelukan. Hal itu terjadi saat bangunan yang roboh akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur menimpa mereka.

Kabar ibu dan dua anak tersebut tewas di tengah reruntuhan dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri.

"Ibu dan dua anak meninggal dunia," ujar Ahmad.

Ironisnya, kondisi yang bikin menyayat hati saat sang ibu ditemukan dalam posisi telentang. Salah satu bagian tangan korban juga terlihat memeluk bayinya berada tepat di atasnya.

Proses evakuasi ibu dan dua anak itu oleh tim gabungan berlangsung dengan suasana haru sekaligus menyayat hati.

Kondisi tersebut menunjukkan perjuangan sang ibu berusaha melindungi serta menyelamatkan anaknya saat bangunan rumah runtuh dengan cepat akibat gempa.

Update Terbaru Gempa Bumi di NTT

Berdasarkan update korban dampak gempa bumi M 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan pihaknya mencatat 38 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Tambah Suharyanto, sebanyak dua orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan akibat dari gempa bumi yang menghantam NTT. Catatan ini terakhir kali didapatkan pada pukul 15.00 sore hari.

"Korban terdampak yang pertama adalah korban jiwa sampai dengan pukul 15.00 sore ini, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia. Kemudian, dua jiwa luka berat, 11 luka ringan. Kemudian kurang lebih ada 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri," ujar Suharyanto.

Terkait dampak kerusakan akibat gempa, Suharyanto masih belum bisa memastikan karena masih dalam tahap pendataan. Selain itu, beberapa akses jalan dikabarkan tertutup akibat longsor.

"Untuk materil ya, untuk material tercatat ini ada beberapa jalan yang longsor ya tertutup, datanya nanti akan disampaikan secara rinci dan lebih detail dari Kementerian PU," terangnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral