news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Boyong Mahasiswa UI Tinjau Gempa NTT, Gibran: Mereka akan Tinggal Satu Minggu.
Sumber :
  • istimewa

Boyong Mahasiswa UI Tinjau Gempa NTT, Gibran: Mereka akan Tinggal Satu Minggu

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memboyong enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ke wilayah gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:17 WIB
Reporter:
Editor :

NTT, tvOnenews.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memboyong enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ke wilayah gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia dan mahasiswa berada di NTT sejak Kamis (20/8/2026). Gibran menyebut dirinya membawa enam mahasiswa tersebut untuk memberikan bantuan psikologis atau trauma healing bagi anak-anak korban gempa.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan dedikasi teman-teman mahasiswa yang mau ikut membantu pemulihan bagi saudara-saudara kita di NTT,” kata Gibran saat meninjau Posko Golo Cenggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, Jumat (21/8/2026).

Dia menyebut enam mahasiswa tersebut akan tinggal di NTT selama satu minggu untuk memberikan pendampingan bagi anak-anak.

“Teman-teman mahasiswa ini akan tinggal di sini selama satu minggu dan akan membantu memberikan (bantuan psikologis awal) bagi saudara-saudara kita, khususnya anak-anak,” kata Gibran.

Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 itu mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026). Akibatnya, sejumlah bangunan hingga jalan mengalami kerusakan. Longsor juga terjadi imbas gempa susulan yang terus terjadi.

Beberapa warga juga menjadi korban. Berdasarkan data Basarnas, total korban meninggal dunia menjadi 83 jiwa.

Sementara, jumlah korban luka-luka sebanyak 967 jiwa. Angka tersebut berdasarkan penghitungan per jam 11 siang hari ini.

“83 orang meninggal dunia, 328 orang luka berat, dan 639 luka ringan,” ungkap Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayjen TNI Edy Prakoso, Jumat (21/8/2026).

Dari total tersebut, Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah dengan korban terbanyak, yakni 70 orang meninggal dunia.

Sementara itu, total warga yang mengungsi ke posko darurat adalah sebanyak 19.803. Bencana ini juga menyebabkan 9.647 unit rumah warga rusak parah.

Kemudian, 1.034 fasilitas umum dan milik pemerintah ikut terdampak, termasuk bangunan pendidikan dan rumah ibadah. (saa/aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral