news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pelecehan seksual..
Sumber :
  • Dokumentasi tvOnenews.com

Viral Karyawati Restoran Korea di Surabaya Laporkan Bos WN Korea atas Dugaan Kekerasan Seksual

Viral karyawati restoran Korea di Surabaya laporkan bosnya yang merupakan WN Korea atas dugaan kekerasan seksual.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pemilik restoran asal Korea Selatan di Surabaya tengah menjadi perhatian publik. 

Seorang karyawati berinisial MAD (28) melaporkan atasannya, SSY (64), ke Polrestabes Surabaya.

SSY, yang diketahui merupakan warga negara Korea Selatan, dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi berulang kali dalam kurun waktu Maret hingga Juli 2026.

Laporan MAD dibuat pada 29 Juli 2026 dan tercatat dengan nomor TBL/B/VII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

Tak hanya MAD, seorang perempuan berinisial SFU (24) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman SSY juga melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. 

Laporan tersebut dibuat pada 6 Agustus 2026 dengan nomor LP/B/1613/VIII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

Kuasa hukum korban, Vena Naftali, mengatakan sejauh ini terdapat lima perempuan yang mengaku pernah mengalami dugaan pelecehan atau kekerasan seksual oleh SSY.

Namun, baru dua orang yang memilih membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, yakni MAD dan SFU.

Sementara tiga perempuan lainnya disebut tidak berencana membuat laporan polisi. Salah satunya kini telah tinggal di luar pulau, sedangkan dua lainnya memilih untuk tidak kembali membuka pengalaman yang pernah mereka alami.

Kasus tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. 

Kondisi itu membuat Vena menerima sejumlah pesan langsung dari perempuan yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa.

Menurut Vena, beberapa cerita yang diterimanya melalui pesan pribadi memiliki pola yang hampir sama.

“Modusnya sama persis. Diajak minum, kemudian ditekan. Kalau menolak atau melawan, diancam akan dipecat. Sementara kalau terpaksa menurut, akhirnya dimanfaatkan,” ujar Vena pada Jumat (21/8/2026).
 

Dugaan Kejadian Bermula pada Maret 2026

MAD mengungkapkan pengalaman yang menjadi dasar laporannya bermula pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, restoran tempatnya bekerja sedang tutup. SSY disebut menggelar pesta minuman beralkohol bersama sejumlah rekannya yang juga merupakan warga negara Korea Selatan.

MAD mengaku berada di lokasi dan kemudian mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak hingga kehilangan kesadaran.

Ia mengatakan pesta tersebut berlangsung hingga dini hari 13 Maret 2026. Setelah kondisinya tidak lagi sepenuhnya sadar, MAD mengira dirinya akan diantar pulang.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral