news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Yulianto Timang alami luka akibat pecahan kaca saat amankan gudang produksi uang palsu di Kota Tangsel, Jumat (21/8/2026)..
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

Kompol Yulianto Timang Alami Luka dalam Penggerebekan Tempat Produksi Uang Palsu di Tangsel

Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berupaya mengamankan gudang pembuatan uang palsu di kawasan industri Taman Tekno BSD, Kota Tangsel.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Yulianto Timang mengalami luka akibat pecahan kaca saat mengamankan gudang produksi uang palsu di Kota Tangsel, pada Jumat (21/8/2026) malam.

Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berupaya mengamankan gudang pembuatan uang palsu di kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten.

​Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Victor D. Mackbon mengatakan insiden cedera tersebut tidak menghentikan jalannya operasi hingga seluruh area terkendali.

Dalam penggerebekan tempat produksi uang palsu tersebut, empat terduga pelaku berhasil diamankan, yakni berinisial N, S, D, dan AB.

Kombes Viktor: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Pakai Skema Tukar 3:1
Sumber :
  • istimewa - antaranews

​"Kompol Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat penggerebekan. Namun, yang bersangkutan tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas. Ini merupakan bagian dari risiko penegakan hukum di lapangan," kata Victor dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Ia menyebutkan ​dari lokasi penggerebekan, petugas menyita sekitar 360.000 lembar kertas menyerupai uang pecahan Rp100.000 beserta berbagai peralatan produksi.

"Barang bukti yang disita meliputi mesin cetak empat warna, mesin potong, printer, mesin pembuat plat film, mesin sinar ultraviolet (UV), tinta, plat cetak, laptop, telepon seluler, hingga pasokan bahan baku kertas," ucapnya.

​Victor menjelaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku yang ditangkap. 

Penyidikan juga diarahkan untuk membongkar jaringan peredaran serta menelusuri asal-usul pasokan bahan baku produksi.

​"Kami akan terus mendalami rangkaian perkara ini berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan. Setiap pihak yang terbukti terlibat akan ditindaklanjuti sesuai fakta penyidikan," kata Victor.

​Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian saat bertransaksi menggunakan uang tunai.

Masyarakat diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat apabila menemukan indikasi peredaran maupun aktivitas pembuatan uang palsu di lingkungan sekitar. (ant)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral